Kementerian Pertahanan RI membeli 12 jet Pilatus PC-24 untuk TNI AU guna pelatihan dan transportasi. Jet ini cocok untuk landasan pendek dan pulau terpencil. [312] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertahanan (Kemhan) memilih pesawat jet bisnis Pilatus PC-24 untuk memperkuat jajaran armada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Pemerintah telah menandatangani kontrak pengadaan sebanyak 12 unit pesawat jet untuk mendukung misi pelatihan pilot, transportasi udara, serta misi penghubung.
Kesepakatan ini dilakukan melalui PT E-System Solutions Indonesia selaku kontraktor pertahanan resmi yang ditunjuk oleh kementerian. Perjanjian tersebut mencakup opsi penambahan unit pesawat di masa mendatang.
Selain unit pesawat, kontrak ini meliputi paket lengkap berupa peralatan pendukung darat , suku cadang, serta program pelatihan. Pilatus yang berbasis di Swiss juga akan memberikan dukungan teknis secara langsung.
Bersamaan dengan pengadaan unit PC-24, para pihak juga menyepakati Letter of Intent (LOI) untuk pengadaan 24 unit pesawat latih turboprop Pilatus PC-21. Paket ini mencakup peralatan pelatihan berbasis darat dan dukungan teknis menyeluruh.
Chief Executive Officer Pilatus Markus Bucher mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan Indonesia dalam program pengadaan alutsista ini.
“Kami menghargai kepercayaan yang diberikan kepada Pilatus. Program ini menandai dimulainya hubungan jangka panjang, dan prioritas kami adalah mendukung Indonesia dalam mengoperasikan armada ini dengan lancar,” kata Bucher dikutip dari APDR, Kamis (2/4/2026).
Sementara itu, Vice President of Government Aviation Pilatus Ioannis Papachristofilou mengatakan pemilihan oleh TNI AU ini menegaskan meningkatnya minat operator pemerintah terhadap jet PC-24 yang dikenal multifungsi.
“Kami tetap fokus untuk menyediakan solusi guna memfasilitasi berbagai misi, mulai dari pelatihan hingga transportasi,” ujar Papachristofilou.
Pilatus PC-24 dirancang khusus untuk operasional pemerintah multi-peran dengan performa jet yang mampu beroperasi di landasan pacu pendek maupun tidak beraspal.
Kemampuan tersebut menjadi kriteria seleksi yang menentukan bagi Indonesia. Hal ini mengingat kebutuhan aksesibilitas ke pulau-pulau terpencil di negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau ini.
Pesawat ini telah mengantongi sertifikasi untuk operasional pilot tunggal. PC-24 juga dilengkapi dengan pintu kargo besar yang memudahkan penanganan misi campuran antara penumpang dan barang.
Tim SAR mencari Widiasih (58) yang hilang di laut Pangandaran saat Kejurda Terjun Payung. Operasi melibatkan penyisiran laut, pantai, dan pemantauan drone. [367] url asal
Bisnis.com, PANGANDARAN- Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap Widiasih (58), warga Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, yang terjatuh saat mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung di perairan Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (31/12/2025).
SAR Mission Coordinator Ade Dian Permana menyampaikan pencarian Rabu ini dimulai pukul 07.00 WIB. Operasi dilakukan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran di perairan menggunakan waverunner dan perahu jukung sejauh 2,82 nautical mile, sedangkan SRU 2 menyisir pesisir pantai di perbatasan Bojongsalawe dan Batukaras sejauh 3,25 kilometer. Selain itu, tim juga memanfaatkan drone thermal UAV untuk memantau area sekitar lokasi kejadian.
“Kami fokus pada pencarian korban yang masih hilang, dengan mengoptimalkan penyisiran di laut dan pesisir, serta pemantauan udara melalui drone,” ujar Ade.
Berdasarkan informasi, peristiwa ini terjadi pada Selasa (30/12/2025) saat lima penerjun payung melakukan take-off dari Bandara Nusawiru menggunakan pesawat latih Fly School Ganesha Cessna 185 PK-SRC.
Menurut laporan awal, sekira pukul 10.15 WIB, kondisi cuaca di ketinggian 10.000 kaki berubah secara tiba-tiba dengan perubahan arah angin sehingga beberapa penerjun kehilangan arah.
Dari lima penerjun yang lepas landas, tiga berhasil mendarat namun tidak di lokasi yang direncanakan. Satu penerjun meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam pencarian. Korban selamat, yakni Karni (56), Mustofa (56), dan Khuldori (54), telah dievakuasi oleh tim SAR. Sementara korban meninggal dunia bernama Rusli (64).
Ase menambahkan tim SAR gabungan terdiri dari unsur Basarnas, Polairud, TNI AL, dan relawan lokal, yang bekerja sama untuk memastikan operasi pencarian berjalan maksimal.
“Operasi SAR akan terus berlangsung hingga korban ditemukan atau upaya pencarian dinyatakan selesai sesuai prosedur standar,” kata Ade.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak keluarga dan pengelola kejuaraan untuk memastikan informasi akurat dan penanganan korban tepat waktu. Perairan Bojongsalawe yang menjadi lokasi kejadian dikenal memiliki arus cukup kuat, sehingga pencarian memerlukan perhatian ekstra.
Kondisi ini diperkuat dengan pemantauan drone thermal untuk memperluas jangkauan pengamatan, terutama di area yang sulit dijangkau perahu.
"Berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Pihak SAR juga mengimbau masyarakat dan pengunjung pantai untuk tetap waspada dan tidak mendekati area operasi demi keselamatan bersama," ujarnya.
1767150202_92a32fb2-32cc-444c-8aee-0a6fd6d0cc98.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56