Bisnis.com, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali mendapat insentif fiskal Rp6 miliar sebagai apresiasi terhadap kinerja pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Bali berhasil memboyong peringkat 1 dalam dua kategori sekaligus yaitu peringkat 1 dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting Tingkat Provinsi, dan Peringkat 1 dalam kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi.
Selain menerima trofi penghargaan, Provinsi Bali juga memperoleh insentif apresiasi dengan total Rp6 miliar untuk dua capaian peringkat 1 yang diperoleh. Di mana untuk tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota diberikan penghargaan masing-masing sebesar Rp1 miliar untuk peringkat 3, Rp2 miliar untuk peringkat 2 dan Rp3 miliar untuk peringkat 1.
Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa sistem penilaian tahun ini dibagi enam regional sebagai upaya menciptakan kompetisi yang lebih adil bagi seluruh daerah, termasuk daerah dengan kapasitas fiskal yang terbatas.
“Untuk Bali tidak kita gabungkan dengan regional NTB, NTT karena kalau masuk regional itu pasti akan menang lagi. Bali masuk regional Jawa-Bali pun menang lagi,” jelas Tito dikutip dari keterangan pers, Jumat (5/6/2026).
Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam malam apresiasi tersebut. Gubernur Koster menerima penghargaan peringkat pertama sebagai pemerintah daerah berprestasi kategori Pengendalian Inflasi yang diserahkan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.
Kemudian, selanjutnya Gubernur Koster menerima penghargaan peringkat pertama nasional sebagai pemerintah daerah berprestasi penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting yang diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Permukiman RI Maruarar Sirait.
Diketahui dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, penghargaan untuk tingkat kabupaten, Kota dan Provinsi sebagian besar diterima oleh Bali. Di mana peringkat 1 tingkat kabupaten diraih oleh Kabupaten Badung disusul peringkat 2 dan 3 diperoleh oleh Kabupaten Gianyar dan Tabanan sedangkan peringkat 1 tingkat kota diterima oleh Kota Denpasar.
Selain itu Kabupaten Gianyar juga memperoleh peringkat terbaik 3 dalam kategori Creative Financing tingkat Kabupaten dan Kota Denpasar memperoleh peringkat terbaik 3 dalam kategori penurunan tingkat pengangguran tingkat kota.