Kemasan non-plastik, terutama berbasis kertas atau paperboard, sudah cukup kompetitif dan porsinya juga cukup besar, yakni sekitar 28 persen dari total kemasan [314] url asal
IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pemanfaatan kemasan aseptik berbasis kertas (paperboard) sebagai alternatif dari kemasan konvensional.
Solusi ini dinilai mampu menjawab kebutuhan industri akan efisiensi distribusi, menjaga kualitas produk tanpa bahan pengawet, serta mengurangi ketergantungan terhadap rantai pendingin.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan kemasan non-plastik, terutama berbasis kertas atau paperboard, sudah cukup kompetitif dan porsinya juga cukup besar, yakni sekitar 28 persen dari total kemasan industri makanan dan minuman.
“Kemasan kertas saat ini sudah banyak digunakan untuk produk seperti susu dan minuman. Kami berkomitmen untuk terus memacu pengembangan alternatif bahan baku kemasan melalui skema business matching antara produsen dan pengguna,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Upaya tersebut diharapkan bisa meningkatkan pemanfaatan kemasan berbasis kertas sebagai substitusi plastik.
Lebih lanjut, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Merrijantij Punguan Pintaria, menyampaikan bahwa Kemenperin mendukung industri minuman dalam negeri untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan dan upaya memperkuat daya saing, salah satunya melalui penggunaan kemasan yang berkelanjutan.
Namun, perlu diberi catatan bahwa harga kemasan aseptik dari kertas memang tidak apple to apple dengan kemasan berbahan plastik.
“Tetapi ketika dikonversi secara menyeluruh, hasilnya mungkin sama dikarenakan kemasan aseptik dari kertas tidak membutuhkan rantai pendingin (cold chain) dan kulkas untuk penyimpanan, dan bahan baku kertasnya cukup stabil,” ujar Merrijantij.
Kebutuhan nasional akan kemasan aseptik diperkirakan mencapai sekitar 8,3 miliar kemasan per tahun, dengan sekitar 4,8 miliar di antaranya berasal dari segmen susu dan produk dairy, serta sisanya dari minuman berbasis teh dan kopi dan tanaman berbasis tumbuhan seperti santan, oat milk, kacang hijau dll (plant based).
“Ke depan, Kemenperin akan terus mendukung transformasi industri melalui berbagai kebijakan, termasuk pemberian insentif untuk modernisasi teknologi dan pengembangan industri berkelanjutan. Pemanfaatan kemasan alternatif berupa kemasan aseptik berbasis kertas menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan industri makanan minuman yang lebih inovatif, efisien, dan ramah lingkungan,” kata dia.
BoardOne menawarkan solusi paperboard berkelanjutan untuk kemasan makanan, ritel, dan grafis dengan kekuatan, fleksibilitas, dan sertifikasi keamanan. [632] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Kemasan telah menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari makanan dan minuman siap saji, produk kesehatan dan kebersihan, hingga pengiriman barang, semuanya bergantung pada kemasan yang mampu melindungi produk sekaligus menjaga kualitasnya hingga sampai ke tangan konsumen.
Meningkatnya kebutuhan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya kesadaran, baik dari sisi konsumen maupun pelaku usaha, terhadap kemasan yang tidak hanya berkelanjutan tetapi juga berkualitas. Pertumbuhan sektor makanan dan minuman, ritel, serta e-commerce turut mendorong penggunaan material kemasan yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan.
Dalam konteks ini, material kemasan berbasis serat kayu seperti paperboard menjadi salah satu solusi. Material ini dikenal memiliki struktur yang kuat, fleksibel, serta dapat didaur ulang. Permintaan terhadap kemasan berbasis kertas pun diproyeksikan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Salah satu inovasinya adalah BoardOne™, rangkaian paperboard yang dirancang untuk berbagai kebutuhan. Dengan portofolio yang beragam, BoardOne™ menawarkan berbagai jenis paperboard yang menggabungkan kekuatan struktur, kemampuan cetak yang baik, serta fleksibilitas desain untuk berbagai aplikasi kemasan.
Kemasan Makanan dan Minuman
Gelas kopi, wadah makanan siap saji, serta kemasan takeaway telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Untuk menampung makanan atau minuman, baik panas maupun dingin, kemasan perlu memiliki daya tahan yang baik agar tetap kuat, tidak bocor, dan mampu menjaga kualitasnya.
Untuk kebutuhan tersebut, BoardOne™ menghadirkan produk FBB Cupstock Hi-Bulk, FBB Platestock, dan FBB GC2 OBA Free yang dirancang aman untuk kontak langsung maupun tidak langsung dengan makanan. BoardOne™ telah memperoleh berbagai sertifikasi keamanan pangan internasional, seperti FSSC 22000 (Food Safety System Certification), FDA (U.S. Food and Drug Administration), serta ISEGA, lembaga sertifikasi Jerman yang menguji keamanan material kemasan untuk kontak dengan makanan.
Produk ini memiliki warna putih dengan tingkat kecerahan tinggi, namun bebas dari Optical Brightening Agent (OBA), yaitu zat pemutih yang digunakan untuk meningkatkan kecerahan kertas. Dengan demikian, material ini tetap aman digunakan sekaligus menghadirkan tampilan kemasan yang bersih dan menarik.
Produk FBB Cupstock Hi-Bulk dan FBB GC2 OBA Free juga telah memperoleh sertifikasi Halal, memberikan jaminan tambahan bagi produsen makanan dan minuman yang membutuhkan standar produksi sesuai ketentuan halal.
Kemasan Produk Ritel
Berbagai produk ritel, seperti kosmetik, produk kesehatan, produk rumah tangga, hingga barang elektronik ringan, memerlukan kemasan yang mampu melindungi produk sekaligus menampilkan identitas merek dengan baik.
Untuk kebutuhan ini, BoardOne™ tersedia dalam kategori Folding Box Board (FBB) yang umum digunakan dalam kemasan ritel. Struktur paperboard yang kuat membantu menjaga bentuk kemasan serta melindungi produk di dalamnya selama distribusi. Selain itu, permukaan yang rata dan halus memungkinkan hasil cetak yang lebih tajam dan warna yang lebih konsisten, cocok untuk kemasan yang membutuhkan tampilan visual yang menarik di rak ritel.
BoardOne™ juga menghadirkan grade EdgePak yang dirancang untuk menghasilkan kualitas cetak tinggi dengan hasil yang tajam dan konsisten, bahkan dalam volume produksi besar. Material ini juga dapat dioperasikan dengan baik pada mesin pengemas otomatis, sehingga membantu meningkatkan efisiensi dalam proses produksi kemasan.
Percetakan Grafis
Selain untuk kemasan, paperboard juga dapat digunakan dalam kebutuhan grafis dan percetakan, seperti brosur, kartu, kotak hadiah, serta berbagai materi promosi.
Untuk kebutuhan ini, BoardOne™ menghadirkan Art Board C2S Plus yang dirancang untuk menghasilkan kualitas cetak tinggi. Jenis paperboard ini memiliki tingkat brightness dan whiteness yang tinggi sehingga mampu menampilkan warna yang lebih hidup serta detail cetak yang lebih tajam untuk kedua sisinya.
Mengedepankan Keberlanjutan
Selain memenuhi kebutuhan berbagai aplikasi kemasan, BoardOne™ juga diproduksi dengan memperhatikan aspek keberlanjutan. Produk ini menggunakan sumber serat kayu yang dikelola secara lestari dan telah tersertifikasi Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), salah satu standar internasional untuk pengelolaan hutan yang bertanggung jawab.
Melalui sertifikasi ini, BoardOne™ memastikan bahwa produk paperboard berasal dari sumber terbarukan serta diproduksi dengan pengendalian mutu yang ketat. Hal ini memungkinkan terciptanya material paperboard yang berkualitas sekaligus memenuhi kebutuhan kemasan dengan dampak ekologi yang minimal.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai jenis paperboard BoardOne™ dan aplikasinya, kunjungi www.aprilasia.com/boardone.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56