Bisnis.com, JAKARTA — PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menuntaskan Program Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) dengan total nilai penerbitan mencapai Rp6 triliun. Penyelesaian program tersebut ditandai dengan keberhasilan penerbitan PUB V Tahap III senilai Rp2,25 triliun yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscription).
Perseroan menyatakan tingginya minat investor terhadap penerbitan obligasi tahap akhir tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis, disiplin keuangan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri Group di tengah kondisi pasar pendanaan yang semakin selektif.
Group CFO sekaligus Direktur Chandra Asri Group Andre Khor mengatakan keberhasilan penyelesaian PUB V dan tingginya minat investor menunjukkan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap prospek bisnis perseroan.
“Keberhasilan penyelesaian Program Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) serta tingginya minat investor yang tercermin dari oversubscription pada penerbitan obligasi tahap akhir menunjukkan kepercayaan berkelanjutan investor terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri Group,” kata Andre dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).
Dia mengatakan perseroan akan tetap menjaga disiplin keuangan sekaligus memperkuat keunggulan operasional dan daya saing perusahaan. Dukungan investor tersebut, lanjutnya, memungkinkan perseroan untuk terus menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Adapun Program Obligasi Berkelanjutan V diterbitkan dalam tiga tahap, yakni Tahap I sebesar Rp1,5 triliun, Tahap II senilai Rp2,25 triliun, dan Tahap III sebesar Rp2,25 triliun. Dengan demikian, total nilai penerbitan program obligasi tersebut mencapai Rp6 triliun.
Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, terutama mendukung pengadaan bahan baku produksi yang digunakan dalam kegiatan operasional perseroan.
Manajemen menyebut keberhasilan penyelesaian PUB V akan semakin memperkuat fleksibilitas keuangan perseroan sehingga memungkinkan perusahaan memenuhi kebutuhan operasional sekaligus menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang.
Dalam transaksi tersebut, Chandra Asri Group menunjuk BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Henan Putihrai Sekuritas, KB Valbury Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, Sinarmas Sekuritas, serta Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. sebagai joint lead underwriters.
Ke depan, perseroan menyatakan akan terus mendiversifikasi dan mengoptimalkan sumber pendanaan guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan, menjaga ketahanan finansial, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Obligasi Tahap III TPIA
Sebelumnya, TPIA menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp2,25 triliun. Penerbitan tersebut merupakan bagian dari target penghimpunan dana sebesar Rp6 triliun dalam skema Penawaran Umum Berkelanjutan V.
Obligasi tahap terakhir itu terdiri dari empat seri, yakni Seri A senilai Rp1,31 triliun dengan kupon 8,50% dan tenor 370 hari, Seri B sebesar Rp532,19 miliar dengan kupon 9% dan tenor tiga tahun, Seri C senilai Rp117,52 miliar dengan kupon 9,5% dan tenor lima tahun, serta Seri D sebesar Rp221,82 miliar dengan kupon 10% dan tenor tujuh tahun.
Obligasi tersebut memperoleh peringkat idAA- (Double A Minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 14 Oktober 2026.
_____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.