#30 tag 24jam
Tujuh Ciri Wajah Kekurangan Kolagen, Bukan Sebatas Kulit Kendur!
Produksi kolagen bisa didukung melalui konsumsi minuman kolagen tertentu. [795] url asal
#kolagen #sido-muncul #minuman-kolagen #tampilan-kulit #c-collagen #pola-hidup-sehat #kulit-wajah #kurang-elastis
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tahukah Anda, produksi kolagen dalam tubuh dapat mulai menurun sejak usia 20-an? Penurunan ini berlangsung secara bertahap dan bisa memengaruhi kondisi kulit wajah, mulai dari elastisitas hingga kelembapan kulit.
Kolagen merupakan protein alami yang diproduksi tubuh dan menjadi salah satu komponen utama penyusun kulit. Protein ini berfungsi menjaga struktur kulit agar tetap kencang, elastis, dan terlihat sehat.
Saat kolagen berkurang, ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan. Dengan begitu, Anda bisa mengatasinya lebih dini.
Tanda-Tanda Kolagen pada Wajah Mulai Berkurang
Kolagen memiliki banyak peran penting dalam menjaga kesehatan dan tampilan kulit. Berikut, ciri-ciri yang muncul jika Anda kekurangan kolagen:
1.Kulit Wajah Terlihat Mengendur
Salah satu tanda paling sering terlihat ketika kolagen berkurang adalah kulit wajah mulai mengendur. Mengingat kolagen berfungsi menjaga elastisitas kulit, maka saat produksinya menurun kulit menjadi kurang kencang sehingga area seperti pipi, rahang, atau sekitar mulut terlihat lebih turun.
2.Kerutan Halus pada Wajah Muncul Lebih Awal
Kolagen membantu menjaga struktur kulit tetap halus dan kenyal. Saat kadarnya menurun, kulit menjadi lebih tipis dan kurang elastis sehingga garis halus atau kerutan muncul lebih cepat. Terutama pada bagian dahi, area mata, dan sudut bibir.
3.Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Asli
Berkurangnya kolagen juga dapat membuat wajah tampak lebih tua dibandingkan usia sebenarnya. Kondisi ini terjadi karena kulit kehilangan kekenyalan alami, muncul garis halus, serta perubahan pada kontur wajah yang membuat tampilan wajah kurang segar.
4.Tekstur Kulit Wajah Lebih Kasar dan Kering
Kolagen berperan menjaga kelembapan dan kekuatan lapisan kulit. Saat kadarnya menurun, kulit wajah terasa lebih kering, kasar, dan tidak sehalus sebelumnya. Kulit pun terlihat kurang sehat dan kurang terawat.
5.Ukuran Pori-pori Tampak Lebih Lebar
Penurunan kolagen memengaruhi struktur kulit di sekitar pori-pori. Akibatnya, pori-pori terlihat lebih besar atau lebih jelas dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini sering membuat tekstur kulit wajah tampak kurang rata.
6.Kulit Wajah Tampak tak Bercahaya
Kulit yang kekurangan kolagen sering terlihat kusam dan tidak bercahaya. Ini terjadi karena proses regenerasi kulit menjadi lebih lambat, sehingga sel kulit mati lebih mudah menumpuk di permukaan kulit.
Perbandingan Kulit Wajah Saat Kolagen Cukup dan Kurang
Untuk bisa mengenali kulit yang kurang kolagen, Anda bisa memperhatikan perbandingannya berikut:
Kondisi pada Wajah | Kolagen Masih Terjaga | Kolagen Mulai Berkurang |
Elastisitas Kulit | Wajah terlihat segar, kenyal, dan sehat | Wajah tampak lebih lelah dan kurang segar |
Permukaan Kulit | Kulit terasa kencang dan mudah kembali ke bentuk semula | Kulit terasa lebih kendur dan kurang elastis |
Kecerahan Wajah | Kulit tampak lebih halus dan lebih rata | Garis halus mulai terlihat dan tekstur kasar |
Kondisi Pori Wajah | Wajah tampak cerah dan bercahaya alami | Kulit kusam dan kurang bercahaya |
Tingkat Kelembapan | Pori-pori lebih rapat | Kulit lebih mudah terasa kering |
Bentuk Area Pipi | Pipi terlihat lebih penuh dan berisi | Volume pipi berkurang sehingga wajah lebih cekung |
Penyebab Produksi Kolagen pada Wajah Menurun
Produksi kolagen menurun bertahap seiring bertambahnya usia. Proses alami ini membuat kulit tidak lagi memproduksi kolagen sebanyak saat masih muda. Akibatnya, kulit mulai kehilangan sebagian elastisitas dan kekuatannya.
Selain faktor usia, paparan sinar matahari berlebihan bisa memengaruhi kondisi kolagen pada kulit. Apalagi jika ditambah pola hidup kurang sehat. Misalnya, kurang tidur, konsumsi makanan kurang bergizi, akan membuat produksi kolagen kurang lancar.
Cara Meningkatkan Produksi Kolagen pada Wajah
Meskipun produksi kolagen menurun saat usia 20-an, bukan berarti Anda tidak bisa menjaga elastisitas kulit. Dengan beberapa cara berikut, produksi kolagen bisa tetap terjaga:
1.Pilih Skincare yang Mendukung Produksi Kolagen
Beberapa kandungan yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit, seperti retinol, vitamin C, peptide, dan niacinamide, diketahui mampu mendukung proses regenerasi kulit. Kandungan tersebut membantu menjaga elastisitas kulit, memperbaiki tekstur kulit, serta membuat kulit tampak lebih halus dan sehat.
2.Konsumsi Makanan dan Minuman Pendukung Pembentukan Kolagen
Mengonsumsi makanan kaya protein, vitamin C, dan antioksidan seperti buah-buahan, sayuran hijau, ikan, serta kacang-kacangan membantu mendukung pembentukan kolagen secara alami. Nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam sehingga kulit tetap terlihat segar dan terawat.
3.Gunakan Sunscreen dengan Rutin Sebelum Keluar Rumah
Paparan sinar matahari berlebihan bisa merusak struktur kolagen pada kulit. Karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin sebelum beraktivitas di luar rumah menjadi langkah penting untuk melindungi kulit dari sinar UV. Dengan perlindungan yang tepat, kerusakan kolagen dapat diminimalkan sehingga kesehatan kulit wajah tetap terjaga.
4.Mengonsumsi Minuman Kolagen yang Mendukung Kolagen
Selain dari makanan dan perawatan kulit, produksi kolagen bisa didukung melalui konsumsi minuman kolagen tertentu. Sido Muncul C+Collagen menjadi salah satu pilihan minuman kolagen yang dapat Anda konsumsi.
Kandungan collagen tripeptide 500 mg dan vitamin C 1000 mg membantu mendukung pembentukan kolagen. Ditambah lagi dengan vitamin C, vitamin D, dan zinc, membuatnya mampu menjaga kesehatan kulit dan daya tahan tubuh.
Untuk cara konsumsinya, Anda bisa mencampurkan satu sachet dengan air dingin dan diminum per hari. Dengan rasa manis asam segar dari strawberry dan lemonade Anda tidak akan bosan meminumnya setiap hari.
Dengan mengonsumsi Sido Muncul C+Collagen plus diimbangi pola hidup sehat, Anda bisa menjaga produksi kolagen. Kulit wajah pun tetap terawat, terasa lebih kenyal, dan sehat.
Jadi Pilihan Syifa Hadju, Sido Muncul Memperkenalkan C+Collagen untuk Percantik Kulit dan Tingkatkan Imun
C Collagen Sido Muncul rilis di BEI. Irwan Hidayat sebut fokus penampilan tanda negara maju. Cek manfaat, dosis aman dokter, dan review Syifa Hadju! [844] url asal
#pasar-modal #sido-muncul #syifa-hadju #irwan-hidayat #minuman-kolagen #cmse-2025
(Kompas.com - Money) 18/10/25 14:52
v/8092/
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk memperkenalkan produk C+Collagen dalam acara Capital Market Summit & Expo 2025 (CMSE) di Main Lobby Bursa Efek Indonesia (BEI), Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).
Peluncuran produk tersebut merupakan inovasi terbaru bagi Sido Muncul dalam memperluas jaringan bisnisnya di bidang food and beverage (FnB).
Untuk diketahui, C+Collagen merupakan produk minuman kesehatan yang mengandung collagen tripeptide 500 miligram (mg), vitamin C 1.000 mg, dan vitamin lengkap lainnya. Menariknya, minuman rasa Strawberry Lemonade yang menyegarkan ini bebas gula.
Selain memperkuat daya tahan tubuh, minuman tersebut juga dapat menjaga kesehatan dan mempercantik kulit.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat merasa gembira dengan peluncuran C+Collagen. Menurutnya, antusiasme pasar terhadap produk kecantikan dan penampilan merupakan tanda kemajuan sebuah negara.
Munculnya banyak influenser kecantikan (KOL), termasuk kehadiran dokter spesialis kecantikan, menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mulai memprioritaskan penampilan diri.
“Salah satu indikator negara mau maju masyarakatnya memperhatikan penampilan,” kata Irwan di Gedung BEI, Jumat.
Di hadapan peserta CMSE yang merupakan mahasiswa, Irwan memastikan bahwa Sido Muncul selalu berusaha mengutamakan kejujuran dalam segala aspek operasional.
Ia berpesan bahwa kehebatan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari hal yang rumit, tetapi dari kunci kejujuran.
KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat."Satu hal yang mesti Anda pegang. Sebuah perusahaan itu hebat atau tidak, tidak dilihat dari kapan berdiri. Kuncinya cuman kejujuran saja," jelasnya.
Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat menjelaskan, C+Collagen merupakan produk yang menggabungkan vitamin C dan kolagen peptida. Produk ini memiliki keunggulan spesifik untuk bersaing di pasar suplemen kesehatan dan kecantikan.
"Vitamin C dan kolagen sudah diminum perempuan dan laki-laki. Kolagen itu tidak cuma untuk kulit, tapi juga sendi dan tulang. Produk ini dapat dikonsumsi oleh perempuan ataupun laki-laki,” kata Maria.
Terkait keunggulan produk, Maria menilai C+Collagen memiliki kandungan vitamin yang lengkap selain vitamin C, yakni zinc, D3, serta vitamin E yang mendukung kesehatan kulit.
Menurutnya, produk tersebut bisa dikonsumsi semua kalangan di atas 15 tahun. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan tubuh terhadap kolagen akan semakin meningkat.
“Kami menargetkan pasar yang luas seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap penampilan dan kesehatan diri,” tuturnya.
Maria juga menjelaskan alasan pemilihan Syifa Hadju sebagai Brand Ambassador C+Collagen. Selain cantik, Syifa dinilai aktif karena memiliki agenda yang padat.
Untuk menunjang aktivitasnya, dibutuhkan suplemen yang dapat membantu meningkatkan imunitas dan kesehatan kulit, seperti C+Collagen. Selain itu, Syifa ternyata juga mengonsumsi suplemen Vitamin C Sido Muncul secara rutin.
"Waktu kami kasih produknya (C+Collagen) dia sangat suka. Jadi, memang cocok (untuk dia),” papar Maria.
Manfaat kolagen
Dokter spesialis bedah plastik, rekonstruksi, dan estetika dr Timotius Hansen, BMedSc, Sp BPRE, MKed Klin, menilai bahwa C+Collagen bukan hanya dapat memelihara kesehatan dan kecantikan kulit, tetapi juga cocok sebagai immune booster.
Menurutnya, kolagen penting untuk elastisitas tubuh, kulit, dan tulang. Meski demikian, kolagen tidak dapat berdiri sendiri. Vitamin C berperan penting dalam membantu pembentukan kolagen dalam tubuh.
"Kolagen tidak bisa berdiri sendiri. Tanpa vitamin C, kolagen memang dapat terbentuk, tetapi kandungannya sedikit. Dengan adanya vitamin C, kolagen dapat bekerja maksimal,” kata dr Timotius.
KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. Sido Muncul luncurkan C+Collagen.Terkait rentang usia, dr Timotius menyarankan masyarakat mengonsumsi kolagen mulai usia akhir 20-an hingga lanjut usia. Pasalnya, produksi kolagen alami dalam lapisan dermis kulit mulai melambat sejak seseorang menginjak usia 20-an.
Ia menyarankan konsumsi kolagen idealnya paling tidak satu hari satu kali. Sementara itu, untuk dosis vitamin C, batas maksimal harian untuk usia dewasa adalah 2.000 miligram per hari. Meski demikian, dosis untuk anak-anak berbeda dengan dosis orang dewasa.
Terkait cara penyajian, dr Timotius menyarankan agar suplemen kolagen dikonsumsi dalam keadaan dingin atau sesuai suhu ruangan. Ia tidak merekomendasikan penyajian hangat atau panas karena suhu panas dapat mengganggu efektivitas dan kualitas vitamin yang masuk ke dalam tubuh.
Kolagen, kata dr Timotius, aman dikonsumsi karena tubuh juga memproduksinya. Meski demikian, ia mewanti-wanti konsumen untuk memperhatikan dosis dalam mengonsumsi vitamin. Sebagai contoh, mengonsumsi vitamin C yang berlebihan dapat memperberat kerja ginjal.
"Untuk sementara ini, tidak ada larangan mengonsumsi kolagen. Cuma hati-hati dengan vitamin. Kalau minum vitamin harus sesuai dengan dosisnya," tutupnya.
Sementara itu, Syifa Hadju mengaku senang dengan perannya sebagai Brand Ambassador C+Collagen. Menurutnya, faktor keamanan menjadi alasan utama mau menjadi duta produk ini. Terlebih, Sido Muncul merupakan perusahaan yang sudah dipercaya masyarakat Indonesia sejak lama.
Syifa mengaku tidak langsung menerima tawaran tersebut. Ia mencari tahu dan mencoba langsung produknya terlebih dahulu.
KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. C+Collagen dari Sido Muncul."Aku nyobain juga langsung kayak gimana produknya dan memang sesuai sama preferensi aku dan apa yang aku cari," kata Syifa.
Syifa meyakini, produk terbaru dari Sido Muncul itu memiliki kualitas terjamin dan memiliki kandungan vitamin yang lengkap, termasuk vitamin C dan vitamin E. Ini membantunya dirinya yang tergolong malas minum banyak vitamin.
Selain itu, C+Collagen memiliki rasa yang segar dan enak. Ini berbeda dengan produk kolagen pada umumnya yang cenderung amis.
"Rasanya enak, benar-benar nggak ada amis sama sekali. Enggak ada rasa aneh. Benar-benar rasa segar, seperti stroberi dan lemon," ujarnya.
Jadi Pilihan Syifa Hadju, Sido Muncul Luncurkan C+Collagen untuk Percantik Kulit dan Tingkatkan Imun
C Collagen Sido Muncul rilis di BEI. Irwan Hidayat sebut fokus penampilan tanda negara maju. Cek manfaat, dosis aman dokter, dan review Syifa Hadju! [844] url asal
#pasar-modal #sido-muncul #syifa-hadju #irwan-hidayat #minuman-kolagen #cmse-2025
(Kompas.com - Money) 18/10/25 14:52
v/8070/
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk meluncurkan produk C+Collagen dalam acara Capital Market Summit & Expo 2025 (CMSE) di Main Lobby Bursa Efek Indonesia (BEI), Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).
Peluncuran produk tersebut merupakan inovasi terbaru bagi Sido Muncul dalam memperluas jaringan bisnisnya di bidang food and beverage (FnB).
Untuk diketahui, C+Collagen merupakan produk minuman kesehatan yang mengandung collagen tripeptide 500 miligram (mg), vitamin C 1.000 mg, dan vitamin lengkap lainnya. Menariknya, minuman rasa Strawberry Lemonade yang menyegarkan ini bebas gula.
Selain memperkuat daya tahan tubuh, minuman tersebut juga dapat menjaga kesehatan dan mempercantik kulit.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat merasa gembira dengan peluncuran C+Collagen. Menurutnya, antusiasme pasar terhadap produk kecantikan dan penampilan merupakan tanda kemajuan sebuah negara.
Munculnya banyak influenser kecantikan (KOL), termasuk kehadiran dokter spesialis kecantikan, menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mulai memprioritaskan penampilan diri.
“Salah satu indikator negara mau maju masyarakatnya memperhatikan penampilan,” kata Irwan di Gedung BEI, Jumat.
Di hadapan peserta CMSE yang merupakan mahasiswa, Irwan memastikan bahwa Sido Muncul selalu berusaha mengutamakan kejujuran dalam segala aspek operasional.
Ia berpesan bahwa kehebatan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari hal yang rumit, tetapi dari kunci kejujuran.
KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat."Satu hal yang mesti Anda pegang. Sebuah perusahaan itu hebat atau tidak, tidak dilihat dari kapan berdiri. Kuncinya cuman kejujuran saja," jelasnya.
Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat menjelaskan, C+Collagen merupakan produk yang menggabungkan vitamin C dan kolagen peptida. Produk ini memiliki keunggulan spesifik untuk bersaing di pasar suplemen kesehatan dan kecantikan.
"Vitamin C dan kolagen sudah diminum perempuan dan laki-laki. Kolagen itu tidak cuma untuk kulit, tapi juga sendi dan tulang. Produk ini dapat dikonsumsi oleh perempuan ataupun laki-laki,” kata Maria.
Terkait keunggulan produk, Maria menilai C+Collagen memiliki kandungan vitamin yang lengkap selain vitamin C, yakni zinc, D3, serta vitamin E yang mendukung kesehatan kulit.
Menurutnya, produk tersebut bisa dikonsumsi semua kalangan di atas 15 tahun. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan tubuh terhadap kolagen akan semakin meningkat.
“Kami menargetkan pasar yang luas seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap penampilan dan kesehatan diri,” tuturnya.
Maria juga menjelaskan alasan pemilihan Syifa Hadju sebagai Brand Ambassador C+Collagen. Selain cantik, Syifa dinilai aktif karena memiliki agenda yang padat.
Untuk menunjang aktivitasnya, dibutuhkan suplemen yang dapat membantu meningkatkan imunitas dan kesehatan kulit, seperti C+Collagen. Selain itu, Syifa ternyata juga mengonsumsi suplemen Vitamin C Sido Muncul secara rutin.
"Waktu kami kasih produknya (C+Collagen) dia sangat suka. Jadi, memang cocok (untuk dia),” papar Maria.
Manfaat kolagen
Dokter spesialis bedah plastik, rekonstruksi, dan estetika dr Timotius Hansen, BMedSc, Sp BPRE, MKed Klin, menilai bahwa C+Collagen bukan hanya dapat memelihara kesehatan dan kecantikan kulit, tetapi juga cocok sebagai immune booster.
Menurutnya, kolagen penting untuk elastisitas tubuh, kulit, dan tulang. Meski demikian, kolagen tidak dapat berdiri sendiri. Vitamin C berperan penting dalam membantu pembentukan kolagen dalam tubuh.
"Kolagen tidak bisa berdiri sendiri. Tanpa vitamin C, kolagen memang dapat terbentuk, tetapi kandungannya sedikit. Dengan adanya vitamin C, kolagen dapat bekerja maksimal,” kata dr Timotius.
KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. Sido Muncul luncurkan C+Collagen.Terkait rentang usia, dr Timotius menyarankan masyarakat mengonsumsi kolagen mulai usia akhir 20-an hingga lanjut usia. Pasalnya, produksi kolagen alami dalam lapisan dermis kulit mulai melambat sejak seseorang menginjak usia 20-an.
Ia menyarankan konsumsi kolagen idealnya paling tidak satu hari satu kali. Sementara itu, untuk dosis vitamin C, batas maksimal harian untuk usia dewasa adalah 2.000 miligram per hari. Meski demikian, dosis untuk anak-anak berbeda dengan dosis orang dewasa.
Terkait cara penyajian, dr Timotius menyarankan agar suplemen kolagen dikonsumsi dalam keadaan dingin atau sesuai suhu ruangan. Ia tidak merekomendasikan penyajian hangat atau panas karena suhu panas dapat mengganggu efektivitas dan kualitas vitamin yang masuk ke dalam tubuh.
Kolagen, kata dr Timotius, aman dikonsumsi karena tubuh juga memproduksinya. Meski demikian, ia mewanti-wanti konsumen untuk memperhatikan dosis dalam mengonsumsi vitamin. Sebagai contoh, mengonsumsi vitamin C yang berlebihan dapat memperberat kerja ginjal.
"Untuk sementara ini, tidak ada larangan mengonsumsi kolagen. Cuma hati-hati dengan vitamin. Kalau minum vitamin harus sesuai dengan dosisnya," tutupnya.
Sementara itu, Syifa Hadju mengaku senang dengan perannya sebagai Brand Ambassador C+Collagen. Menurutnya, faktor keamanan menjadi alasan utama mau menjadi duta produk ini. Terlebih, Sido Muncul merupakan perusahaan yang sudah dipercaya masyarakat Indonesia sejak lama.
Syifa mengaku tidak langsung menerima tawaran tersebut. Ia mencari tahu dan mencoba langsung produknya terlebih dahulu.
KOMPAS.COM/YOGARTA AWAWA PRABANING ARKA. C+Collagen dari Sido Muncul."Aku nyobain juga langsung kayak gimana produknya dan memang sesuai sama preferensi aku dan apa yang aku cari," kata Syifa.
Syifa meyakini, produk terbaru dari Sido Muncul itu memiliki kualitas terjamin dan memiliki kandungan vitamin yang lengkap, termasuk vitamin C dan vitamin E. Ini membantunya dirinya yang tergolong malas minum banyak vitamin.
Selain itu, C+Collagen memiliki rasa yang segar dan enak. Ini berbeda dengan produk kolagen pada umumnya yang cenderung amis.
"Rasanya enak, benar-benar nggak ada amis sama sekali. Enggak ada rasa aneh. Benar-benar rasa segar, seperti stroberi dan lemon," ujarnya.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56