Bisnis.com, JAKARTA - Dengan cuaca yang tak menentu, semakin sulit untuk mendapatkan sinar matahari langsung. Padahal, mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap hari penting bukan hanya untuk ritme sirkadian tubuh, tapi juga untuk mencegah kanker.
Sinar matahari berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk mengurangi risiko jangka panjang terhadap penyakit tertentu, termasuk kanker.
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di Journal of The National Cancer Institute, yang ditulis oleh ahli epidemiologi Karin Ekström Smedby dari Institut Karolinska di Stockholm, Swedia mengungkapkan bahwa mendapatkan dosis sinar matahari harian sebenarnya penting untuk perlindungan kanker.
Berdasarkan jurnal tersebut, vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari dapat membantu melawan sel kanker dan bahkan dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker.
Mendapatkan cukup sinar matahari dapat mencegah kanker dan dapat membantu mengurangi risiko kanker tertentu, sehingga paparan sinar matahari yang teratur dan aman menjadi bagian penting dari pencegahan kanker.
"Vitamin D tidak hanya untuk tulang, tapi juga untuk mengontrol pertumbuhan sel dalam tubuh, mengurangi peradangan, dan memperkuat kekebalan tubuh. Mereka yang memiliki kadar vitamin D yang tepat memiliki risiko lebih rendah terkena kanker kolorektal, payudara, dan terkadang prostat," tulis penelitian tersebut.
Sejumlah studi juga menegaskan bahwa suplemen vitamin D tidak bisa bekerja seefektif vitamin D yang berasal dari sinar matahari.
Meskipun suplemen tidak dapat sepenuhnya mencegah kanker, penelitian menunjukkan bahwa suplemen dapat membantu mengurangi risiko kematian akibat penyakit tersebut.
Untuk membantu memenuhi kadar vitamin D yang direkomendasikan, disarankan untuk berjemur setidaknya 15 hingga 20 menit setiap hari. Namun, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya.
Selain itu, makan makanan seperti ikan, telur, dan susu yang diperkaya vitamin D juga bisa menjadi pilihan. Selanjutnya, jika Vitamin D rendah dalam tes darah, sebaiknya konsultasikan suplemen dengan dokter.
"Jaga kadar Vitamin D Anda antara 30 hingga 50 nanogram per ml untuk jumlah yang ideal," tulis studi tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa vitamin D bukanlah perisai ajaib, tetapi merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat. Jadi, saat Anda berjemur di bawah sinar matahari, anggaplah itu sebagai dosis alami perlindungan kanker bagi Anda.