Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Ekonomi merangkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait dengan kursi kosong jabatan Wakil Menteri Keuangan setelah Thomas Djiwandono resmi menjadi Deputi Bank Indonesia.
Menanggapi pertanyaan soal kemungkinan adanya wamen baru dab peluang masuknya Juda Agung untuk mengisi kursi kosong yang ada, Purbaya menegaskan kuota Wamenkeu telah mencukupi.
Hal tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri pelantikan delapan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
“Nggak ada,” kata Purbaya singkat.
Dia menjelaskan jumlah Wakil Menteri Keuangan memang dibatasi maksimal dua orang.
“Cukup dua maksimal. Kalo kurang, bagus,” ujarnya.
Purbaya juga memastikan tidak ada kekosongan jabatan yang mengganggu kinerja kementerian meski belum ada pelantikan Wamenkeu baru. Menurutnya, roda organisasi tetap berjalan dengan dukungan jajaran eselon I.
“Tidak ada, di bawahnya kan ada dirjen-dirjen, saya ngendaliin sama wamen yang ada sekarang, nggak ada masalah,” ucapnya.
Terkait jadwal pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, Purbaya mengaku belum mengetahui secara pasti. Dia menyebut pelantikan kemungkinan dilakukan pada Februari.
“Saya dengar Februari,” katanya.
Saat didesak soal waktu pelantikan apakah awal atau akhir Februari, Purbaya menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden.
“Gatau. Saya gatau. Bertanya di dalam aja yang mau tau bocorannya tuh,” ujarnya.
Dia pun menanggapi santai spekulasi mengenai tanggal pelantikan yang mengatakan terjadi pada 8 Februari yang bertepatan dengan angka 8 di mana Presiden Prabowo Subianto akrab untuk melakukan perombakan pada angka tersebut.
“Bulan Februari. Wah mungkin bisa, mungkin. Lu cocokologi lu, cocokologi udah jago. Nggak saya gatau itu terserah presiden,” pungkas Purbaya.