Bisnis.com, INDRAMAYU- Sebanyak 201 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah dibangun di Kabupaten Indramayu hingga Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 71 unit di antaranya dinyatakan siap beroperasi untuk mendukung distribusi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ekonomi desa.
“Pembangunan KDKMP di Kabupaten Indramayu saat ini telah mencapai 201 unit dengan target 210 unit pada akhir Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 gerai telah selesai dibangun dan siap dioperasikan,” kata Komandan Kodim 0616 Indramayu, Letkol Tulus Widodo dikutip pada Rabu (20/5/2026).
Tulus mengatakan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu agenda pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi modern berbasis kebutuhan lokal.
Di Indramayu, koperasi tersebut diproyeksikan menjadi pusat distribusi sembako, penyaluran barang subsidi, hingga tempat penampungan hasil pertanian dan peternakan warga.
Menurut Tulus, keberadaan koperasi di setiap desa diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi barang kebutuhan masyarakat sekaligus membuka akses pasar bagi hasil produksi petani dan peternak lokal.
"Koperasi nantinya akan menyediakan kebutuhan sembako, termasuk barang subsidi, sekaligus menjadi tempat penampungan hasil pertanian dan peternakan masyarakat sesuai potensi wilayah masing-masing," ujarnya.
Selain berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi desa, setiap unit koperasi juga dirancang menyerap tenaga kerja lokal. Koperasi dilengkapi fasilitas penunjang seperti gudang penyimpanan, sistem operasional, stok barang, hingga armada distribusi untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu koperasi serupa hingga Agustus 2026. Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan koperasi harus menjadi instrumen penguatan ekonomi rakyat sekaligus menciptakan kemandirian desa.
Menurut Prabowo, koperasi dibangun dengan semangat gotong royong dan ekonomi kekeluargaan agar masyarakat desa memiliki kekuatan ekonomi yang lebih mandiri.
"Yang kuat membantu yang lemah, yang mampu membantu yang membutuhkan. Karena itu koperasi dan UMKM harus makin kuat," ujar Prabowo.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan hingga saat ini secara nasional terdapat 9.294 unit KDKMP yang telah selesai dibangun dan 1.061 unit mulai dioperasikan.
Pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit koperasi desa dapat selesai dan beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026. Program tersebut diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi desa sekaligus memperluas distribusi kebutuhan pokok dan hasil produksi masyarakat di daerah.