Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus melakukan transformasi layanan kereta api, termasuk menghadirkan rangkaian Stainless Steel New Generation untuk berbagai relasi jarak jauh.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, saat ini terdapat 29 relasi dengan total 39 rangkaian dan 391 kereta Stainless Steel New Generation (SSNG) telah diserahterimakan dan beroperasi melayani pelanggan.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari realisasi pengadaan 612 kereta yang terus berjalan secara bertahap hingga seluruh program selesai pada tahun 2027.
“Pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation hasil produksi INKA direncanakan berlangsung hingga tahun 2027 dengan nilai kontrak mencapai Rp5,50 triliun,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu (7/6/2026).
Program pengadaan 612 kereta tersebut terdiri atas 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, serta 2 kereta bagasi.
Konsep baru menghadirkan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan pelanggan. Paling utama terlihat pada konfigurasi tempat duduk. Kereta ekonomi model lama memiliki kapasitas 106 kursi, sementara SSNG hanya 72 tempat duduk.
Selain itu, kursi lebih ergonomis, reclining seat hingga 135 derajat, revolving seat yang dapat disesuaikan dengan arah perjalanan, legroom yang lebih luas, foot rest, meja lipat, USB port dan stop kontak di setiap kursi, hingga pintu geser otomatis.
Pada sejumlah layanan, pelanggan juga dapat menikmati fasilitas tambahan seperti Passenger Information Display System (PIDS), kabin yang lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, baby care desk atau meja ganti popok bayi, serta selimut untuk perjalanan malam dengan waktu tempuh tertentu.
Selama pengoperasian kereta jenis baru ini, Anne menjelaskan pihaknya juga menerima banyak masukan yang akan menjadi bahan evaluasi bersama sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya.
Menurut Anne, penyempurnaan dilakukan secara bertahap pada berbagai aspek yang berkaitan dengan kenyamanan pelanggan, mulai dari detail interior, konfigurasi ruang pelanggan, fasilitas pendukung perjalanan, hingga komponen sarana lainnya yang memengaruhi pengalaman selama berada di dalam kereta.
Modernisasi sarana tersebut kini telah menjangkau berbagai segmen layanan, mulai dari kelas eksekutif, kelas campuran eksekutif dan ekonomi, hingga layanan ekonomi.
“Dengan semakin luasnya cakupan relasi yang menggunakan rangkaian New Generation, semakin banyak pelanggan dapat menikmati standar kenyamanan yang lebih tinggi selama perjalanan,” tambahnya.
Anne menambahkan bahwa target penyelesaian program pengadaan hingga 2027 akan semakin memperluas jangkauan layanan Stainless Steel New Generation di berbagai relasi kereta api.
Nantinya, seiring bertambahnya jumlah trainset yang diterima dan dioperasikan hingga seluruh program selesai, semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan dengan standar kenyamanan New Generation.
Layanan kelas eksekutif rangkaian Stainless Steel New Generation telah digunakan pada:
• KA Argo Dwipangga relasi Gambir–Solo Balapan (PP)
• KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo Balapan (PP)
• KA Argo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi (PP)
• KA Argo Sindoro relasi Gambir–Semarang Tawang (PP)
• KA Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP)
• KA Argo Semeru relasi Gambir–Surabaya Gubeng (PP)
• KA Bima relasi Gambir–Surabaya Gubeng (PP)
• KA Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta (PP)
• KA Argo Muria relasi Gambir–Semarang Tawang (PP)
• KA Turangga relasi Surabaya Gubeng–Bandung (PP)
• KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir (PP)
• KA Gajayana relasi Malang–Gambir (PP)
Layanan kelas campuran eksekutif dan ekonomi telah hadir pada:
• KA Lodaya relasi Bandung–Solo Balapan (PP)
• KA Mataram relasi Pasarsenen–Solo Balapan (PP)
• KA Bogowonto relasi Pasarsenen–Lempuyangan (PP)
• KA Batavia relasi Gambir–Solo Balapan (PP)
• KA Gumarang relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi (PP)
• KA Jayabaya relasi Pasarsenen–Malang (PP)
• KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng (PP)
• KA Fajar Utama Solo relasi Pasarsenen–Solo Balapan
• KA Senja Utama Solo relasi Solo Balapan–Pasarsenen
• KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen–Tegal (PP)
• KA Ranggajati relasi Cirebon–Jember (PP)
• KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon–Gambir (PP)
• KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen (PP)
• KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen (PP)
Layanan ekonomi Stainless Steel New Generation saat ini:
• KA Jaka Tingkir relasi Pasarsenen–Solo Balapan (PP)
• KA Progo relasi Pasarsenen–Lempuyangan (PP)
• KA Majapahit relasi Pasarsenen–Malang (PP)