Bisnis.com, JAKARTA — Çelebi Aviation Indonesia menginvestasikan lebih dari Rp400 miliar untuk pengadaan ground support equipment (GSE) yang sepenuhnya bertenaga listrik serta pengembangan infrastruktur pengisian daya di Indonesia.
Managing Director Çelebi Aviation Indonesia Andy Dias, mengatakan teknologi menjadi pondasi utama dalam mendukung operasional bandara yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan perusahaan adalah penggunaan GSE listrik. Menurut Andy, penggunaan peralatan tersebut tidak hanya berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon, tetapi juga mengurangi tingkat kebisingan di area bandara serta meningkatkan efisiensi operasional.
“Teknologi meningkatkan efisiensi operasional dengan mengoptimalkan waktu turnaround [pesawat] , meningkatkan aspek keselamatan, serta memungkinkan pengelolaan sumber daya yang lebih baik,” ujarnya kepada Bisnis, Sabtu (7/2/2026).
Dia menambahkan, dari perspektif pengelola bandara penerapan teknologi tersebut berdampak pada operasional yang lebih lancar, peningkatan pengalaman penumpang, serta penguatan daya saing jangka panjang.
Terkait investasi, Andy menjelaskan bahwa sebagai penyedia layanan ground handling, Çelebi Aviation menanggung belanja modal awal untuk pengadaan teknologi modern, termasuk GSE listrik dan infrastruktur pendukung seperti fasilitas pengisian daya.
Nilai investasi tersebut bervariasi tergantung pada skala operasional dan ukuran armada. Di Indonesia, perusahaan telah mengalokasikan lebih dari Rp400 miliar untuk pengadaan GSE serta pengembangan infrastruktur charging.
Meski membutuhkan belanja modal awal yang relatif lebih tinggi dibandingkan peralatan konvensional, investasi ini dinilai memberikan keuntungan jangka panjang.
Total biaya kepemilikan (total cost of ownership) menjadi lebih rendah seiring dengan kebutuhan perawatan yang minim menjadikan konsumsi energi yang lebih efisien serta keandalan operasional yang lebih baik.
“Efisiensi ini membantu menutupi investasi awal dan menghasilkan nilai jangka panjang yang berkelanjutan,” katanya.
Pada tahun ini, lanjutnya, Çelebi Aviation Indonesia memfokuskan penguatan operasional di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Çelebi Aviation Indonesia akan melanjutkan rencana ekspansi secara bertahap ke bandara lain di Indonesia, sejalan dengan kesiapan operasional dan kebutuhan pasar lokal. (Nur Amalina)