Program mudik gratis Kementerian Perhubungan dengan kapal cepat pada keberangkatan perdana mengangkut sebanyak 198 pemudik dari Pelabuhan Jangkar Situbondo, ... [484] url asal
Program mudik/balik gratis Kementerian Perhubungan menggunakan kapal cepat ini juga menjadi bagian untuk mengurai kepadatan pemudik di Pelabuhan Jangkar
Situbondo (ANTARA) - Program mudik gratis Kementerian Perhubungan dengan kapal cepat pada keberangkatan perdana mengangkut sebanyak 198 pemudik dari Pelabuhan Jangkar Situbondo, Jawa Timur, menuju Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Situbondo, Herland Aprilyanto menyebutkan pada keberangkatan mudik gratis perdana rute Jangkar-Sapudi menggunakan kapal cepat Exspress Bahari 1F sebanyak 198 dan 20 penumpang di antaranya berbayar.
"Jadi, mudik gratis menggunakan kapal cepat rute Jangkar-Sapudi hari ini kuotanya terpenuhi 250 orang melalui aplikasi Express Bahari Mobile, tapi yang datang 178 orang," kata dia di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Kamis.
Herland menyampaikan pergerakan arus mudik kepulauan di Kabupaten Sumenep, khususnya Pulau Sapudi dan Pulau Raas selalu mengalami peningkatan cukup signifikan.
Oleh karena itu, lanjut dia, pada momentum angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan menghadirkan layanan mudik dan balik gratis menggunakan kapal cepat untuk rute Jangkar-Raas dan Jangkar-Sapudi.
"Program mudik/balik gratis Kementerian Perhubungan menggunakan kapal cepat ini juga menjadi bagian untuk mengurai kepadatan pemudik di Pelabuhan Jangkar," kata Herland.
Pemudik kapal cepat gratis berjalan melalui tangga masuk ke kapal cepat di Dermaga Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (12/3/2026). ANTARA/Novi Husdinariyanto
Salah seorang pemudik, Bunawer mengaku senang dan terbantu dengan adanya program mudik gratis menggunakan kapal cepat oleh Kementerian Perhubungan.
"Saya bekerja di Yogyakarta dan mau pulang kampung ke Pulau Sapudi. Program mudik gratis kapal cepat ini tentu membantu kami yang merantau," katanya.
Adapun kuota mudik dan balik gratis Lebaran 2026 menggunakan kapal cepat ini sebanyak 5.000 orang penumpang, untuk rute Jangkar (Situbondo)-Pulau Raas dan Jangkar-Pulau Sapudi.
Untuk mudik dan balik gratis kapal cepat rute Jangkar-Raas kuotanya 4.500 orang penumpang, sedangkan rute Jangkar-Sapudi 500 orang penumpang.
Calon penumpang kapal cepat program mudik dan dan balik gratis Lebaran 2026 bisa mendaftar melalui aplikasi Express Bahari Mobile, dan apabila kuota tiket gratis habis, maka pemesanan tiket akan berlaku sesuai dengan tarif reguler.
Kapal cepat mudik dan balik gratis rute Jangkar-Raas sebanyak 12 trip, enam trip Jangkar-Raas dan 6 trip Raas-Jangkar, sedangkan rute Jangkar-Sapudi satu trip dan rute Sapudi-Jangkar satu trip.
Jadwal keberangkatan kapal cepat mudik gratis rute Jangkar-Sapudi pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 07.00 WIB, dan rute Sapudi-Jangkar pada 1 April, pukul 10.00 WIB.
Sedangkan rute Jangkar-Raas, pada tanggal 13-14 Maret, pukul 07.00 WIB, 17 Maret dua kali keberangkatan (trip) pukul 07.00 WIB dan pukul 13.00 WIB, tanggal 18 Maret, pukul 10.00 WIB dan 19 Maret, pukul 07.00 WIB.
Rute Raas-Jangkar (balik), mulai tanggal 24 Maret, pukul 10.00 WIB, lalu 26-28 Maret, pukul 10.00 WIB. Sedangkan untuk 29 Maret, pukul 07.00 WIB dan 31 Maret, pukul 10.00 WIB.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memastikan dermaga Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, siap beroperasi setelah ... [366] url asal
Situbondo (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memastikan dermaga Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, siap beroperasi setelah melaksanakan uji sandar kapal tahap akhir.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Situbondo, Herland Aprilyanto mengemukakan uji sandar dermaga telah dilaksanakan dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Trans Kontinental dan PT Pertamina Port & Logistics.
"Uji sandar ini merupakan bagian penting dalam menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Senin.
Herland menyampaikan dalam uji sandar di dermaga Pelabuhan Panarukan, ada beberapa kapal mencoba langsung sandar lepas untuk menguji konstruksi dermaga dan lainnya, yakni Kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT Pertamina Port & Logistics.
Selama proses uji sandar berlangsung, lanjutnya, kedua kapal itu berhasil melaksanakan manuver dengan aman dan lancar sesuai dengan standar operasional prosedur.
Menurut Herland, keberhasilan uji sandar ini diharapkan dapat memperkuat peran Pelabuhan Panarukan dalam mendukung distribusi logistik, mobilitas penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan menambah konektivitas wilayah di Jawa Timur.
"Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memperkuat rantai pasok di kawasan pesisir Jawa Timur," ujarnya.
Herland optimistis bahwa aktivitas kepelabuhanan di Panarukan akan semakin padat, seiring dengan peningkatan kapasitas dan kesiapan operasional dermaga.
Frekuensi kedatangan kapal, katanya, termasuk dengan kapal dengan kapasitas 1000 DWT, serta arus barang diperkirakan meningkat signifikan.
"Oleh karena itu kami berharap seluruh proses pelayanan kepelabuhanan, perizinan dan pengawasan dapat terus dipercepat tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas layanan kepada pengguna jasa," kata Herland.
Ia menambahkan, saat ini KSOP Kelas IV Panarukan mulai melakukan sosialisasi kepada pengguna jasa mengenai kesiapan operasional Pelabuhan Panarukan.
Informasi yang dihimpun ANTARA, Pelabuhan Panarukan memiliki dimensi dermaga sepanjang 176,5 meter dengan lebar 10 meter, trestle sepanjang 452 meter dengan lebar 7 meter, serta causeway sepanjang 925 meter.
Pembangunan awal pelabuhan dimulai pada tahun 2008 dan dikembangkan pada tahun 2011–2012, lalu penambahan kantor pelabuhan pada tahun 2019.
Rehabilitasi segmen dermaga 2 (±107 x 10 m²) dan fasilitas darat Tahun Anggaran 2025 dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, keselamatan, dan kinerja operasional pelabuhan.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, memastikan empat kapal motor penyeberangan lintas ... [293] url asal
kami telah melakukan pemeriksaan keselamatan pelayaran KMP Trimas Laila saat bersandar di Pelabuhan Jangkar
Situbondo (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, memastikan empat kapal motor penyeberangan lintas Jangkar-Madura dan lintas Jangkar-Lombok siap melayani angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Situbondo, Herland Aprilyanto menyatakan bahwa empat kapal feri dari Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, sudah dilakukan ramp check, termasuk kapal motor penyeberangan lintasan Jangkar-Lombok.
"Beberapa hari lalu kami telah melakukan pemeriksaan keselamatan pelayaran KMP Trimas Laila saat bersandar di Pelabuhan Jangkar," ujar dia saat cek Posko Pelayanan Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Sabtu.
Herland menyebutkan empat kapal motor penyeberangan yang melayani lintasan Jangkar-Madura yakni KMP Dharma Kartika, KMP Wicitra Dharma I, serta KMP Munggiyango Hulalo, sedangkan kapal yang beroperasi di lintasan Jangkar (Situbondo)-Lombok (Nusa Tenggara Barat/NTB) dilayani kapal penyeberangan Ro-Ro, yakni KMP Trimas Laila.
Menurut dia, tiga armada kapal feri lintasan Jangkar-Madura telah dilakukan pemeriksaan kelayakan oleh tim pemeriksa keselamatan pelayaran KSOP di Madura, sedangkan KMP Trimas Laila diperiksa kelaikannya oleh tim KSOP Kelas IV Panarukan.
Dalam pemeriksaan kapal motor penyeberangan, lanjut Herland, tim marine inspector melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari kelengkapan dokumen kapal, sertifikat keselamatan, peralatan navigasi, lampu-lampu isyarat, alat-alat pemadam kebakaran, hingga kesiapan sekoci dan jaket pelampung.
Selain itu, kata dia, petugas juga memeriksa kondisi mesin dan sistem kelistrikan juga menjadi perhatian penting guna memastikan seluruh fungsi teknis kapal berjalan optimal dan aman saat berlayar.
"Tugas dan fungsi kami dari KSOP itu melakukan pengawasan, termasuk mengatur muatan kapal. Untuk antisipasi lonjakan penumpang arus mudik libur Natal dan tahun baru, kami lakukan penambahan personel di Pelabuhan Jangkar," kata Herland.