#30 tag 24jam
UMKM Asal Riau, HomLiv Sabet Juara Satu di Episode Final Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menobatkan HomLiv sebagai juara utama. Empat finalis tampil memukau dengan inovasi produk dan strategi bisnis kreatif. [882] url asal
#umkm #shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #homliv #umkm-riau #final-shopee #pemenang-umkm-2025 #kompetisi-umkm #shopee-live
UMKM asal Riau, homLiv, berhasil meraih gelar juara pertama, disusul oleh DS Modest, Maritim Bag, dan Aveka sebagai finalis terbaik lainnya. Para pemenang mendapatkan total hadiah sebesar Rp1 miliar serta menerima apresiasi langsung dari Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, yang turut hadir menyaksikan grand final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat Indonesia terhadap program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
“Program ini telah menjadi wadah dalam memberikan dukungan bagi kemajuan UMKM dengan warna dan semangat baru melalui networking, mentorship serta coaching dari para pakar, promosi usaha, dan pemberian dana usaha, yang dikemas ke dalam 6 serial episode Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Kami mengapresiasi antusiasme 85 juta penonton program yang bersama mendukung perkembangan UMKM agar berdaya saing dan naik kelas,” jelas Satrya dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 November 2025.
Profil 4 Grand Finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Empat grand finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, yaitu homLiv asal Riau, DS Modest asal Yogyakarta, Maritim Bag asal Semarang, dan Aveka asal Lamongan menunjukkan semangat juang tinggi dalam menaklukkan setiap tantangan.Juara 1: homLiv, pemberdayaan Desa Wisata Krebet yang menjadikan Yudianna naik kelas
homLiv merupakan UMKM peralatan masak berbahan dasar kayu. Dalam membangun bisnis, Yudiana membawa misi pemberdayaan bagi para pengrajin batik kayu di Desa Wisata Krebet, Yogyakarta yang harus bertahan di tengah gempuran perkembangan zaman dengan memberdayakan para pengrajin sebagai salah satu produsen produknya.Yudiana mengungkapkan dirinya banyak mendapatkan pengetahuan baru dan networking yang berharga dengan sesama pengusaha lokal di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
“Kemenangan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan menerapkan pengetahuan bisnis yang kami peroleh dari juri, mentor, dan sesama peserta Jagoan UMKM. Melalui jaringan dan strategi baru ini, homLiv siap melangkah ke skala yang lebih besar, serta berupaya menjadi inspirasi nyata bagi sesama pelaku UMKM agar optimis dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di ekosistem digital,” ujar Yudiana.
Juara 2: DS Modest, produk ibadah berbalut teknologi yang bawa Annisa ke kemenangan
DS Modest milik Annisa Herdyana berhasil memukau juri dan penonton dengan produk peralatan ibadah inovatif yang memadukan sentuhan budaya dan teknologi. Selain desain yang cantik, produk-produk dari brand asal Yogyakarta ini menghadirkan teknologi kiblat di setiap produknya, untuk membantu pembeli yang bepergian menemukan arah kiblat.“Aku berusaha kasih yang terbaik di setiap tantangan Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Sangat senang bisa menjadi bagian dari acara yang luar biasa ini dan harapannya perjuangan kami bisa menginspirasi teman-teman pengusaha lokal untuk bertumbuh bersama,” ungkap Annisa.
Juara 3: Maritim Bag, gelorakan semangat cinta Tanah Air lewat tas badminton khusus anak
Micheal Kwok pemilik brand Maritim Bag datang ke panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dengan membawa semangat cinta Tanah Air. Dia bermimpi suatu saat produk-produk Maritim Bag akan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia, dan di semua tantangan Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, Micheal membuktikan bahwa kegigihan dan strategi menjadi modal utama dalam menjadi UMKM yang berdaya saing dan naik kelas. Inovasi produk tas badminton untuk anak berhasil membuatnya unggul di kompetisi ini.“Banyak pengalaman dan pengetahuan baru buat saya selamat mengikuti Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Tantangan dan masukan dari para juri serta mentor di program ini memberikan banyak inspirasi bagi saya untuk terus mengembangkan bisnis dan bisa naik kelas. Harapannya, semua UMKM dan pengusaha lokal, bisa termotivasi melalui program ini untuk bisa sama-sama mengharumkan nama bangsa,” ucap Micheal.
Juara 4: Aveka, guru Pesantren yang bawa semangat juang untuk berinovasi
Nurfuat asal Lamongan berprofesi sebagai seorang guru honorer di Pesantren berhasil memperlihatkan kerja keras dan mental kuat yang harus dimiliki pengusaha lokal untuk bisa meraih kesuksesan. Meski sempat kesulitan pada beberapa tantangan, Nurfuat mampu bangkit hingga melangkah ke babak grand final dengan membawa inovasi produk sepatu batik dari AVEKA,“Saya berharap dengan ilmu dan pengalaman yang saya dapat di program ini bisa membawa Aveka, dan bahkan seluruh UMKM di Indonesia untuk bisa naik kelas. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan para juri, mentor, dan teman-teman Jagoan UMKM yang luar biasa, yang semoga bisa turut meningkatkan perkembangan bisnis Aveka secara optimal kedepannya,” jelas Nurfuat.
"Kami ucapkan selamat kepada keempat grand finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas atas pencapaiannya dari awal program ini dihadirkan, hingga mencapai babak final saat ini. Kami berharap, program ini bisa menciptakan dampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis mereka, khususnya kolaborasi sinergis antar pengusaha lokal untuk terus meningkatkan daya saing produk lokal dan memperluas pasar secara berkelanjutan sehingga dapat semakin memperkuat ekonomi nasional.” tutup Satrya.
Selain Program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, tahun ini Shopee juga telah memperkenalkan 3 program baru yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM dan pengusaha lokal, termasuk Program Sukses UMKM Baru, Kampus UMKM Shopee Kelas Online, dan Program Ekspor Shopee Flexi. Setiap program hadir untuk membantu UMKM di tiap tahapan usaha agar bisa berdaya saing dan naik kelas.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Adu Strategi: Begini Serunya Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas 2025 hadir penuh inspirasi dan strategi. Empat finalis terbaik bersaing memperebutkan gelar Jagoan UMKM lewat tantangan Shopee Live yang menegangkan. [1,382] url asal
#shopee-jagoan-umkm-naik-kelas-2025 #grand-final-shopee #umkm-indonesia #anin-ds-modest #aveka #homliv #maritim-bag-indonesia #maman-abdurrahman #daniel-mananta #lizzie-parra #muhammad-sadad
Setelah berminggu-minggu melewati berbagai tantangan, mulai dari product development, creative marketing, logistic race, hingga elevator pitch yang penuh tekanan, para peserta kini dihadapkan pada babak penentuan yang akan membuktikan siapa yang benar-benar layak menyandang gelar Jagoan UMKM Naik Kelas.
Episode keenam, sekaligus Grand Final, dibuka dengan suasana penuh ketegangan setelah tantangan elevator pitch, di mana dua peserta, Aveka dan Maritim Bag, dinyatakan tidak memperoleh koin dari para juri. Namun, sebuah keputusan mengejutkan mengubah jalannya kompetisi.
Keduanya mendapat kesempatan kedua untuk tetap melangkah ke babak final, berdampingan dengan dua peserta lain yang telah konsisten menunjukkan performa terbaik mereka.
Kini, keempat finalis: Annisa (DS Modest), Fuat (Aveka), Yudiana (homLiv), dan Micheal (Maritim Bag Indonesia), kembali naik ke panggung dengan tekad dan semangat baru. Tantangan di babak terakhir ini bukan lagi sekadar soal produk, melainkan tentang bagaimana mereka mampu menghidupkan ide dan inovasi yang telah dibangun sejak awal perjalanan, serta menampilkan karakter brand mereka secara nyata di hadapan para juri dan publik melalui sesi Shopee Live.
Tantangan Grand Final: Ujian Terakhir untuk Inovasi dan Strategi Para Jagoan UMKM
Di babak terakhir, para finalis dihadapkan pada ujian terbesar sepanjang kompetisi, sebuah tantangan yang merangkum seluruh pembelajaran, kreativitas, dan strategi yang telah mereka asah selama perjalanan di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.Kali ini, mereka harus membuktikan kemampuan diri dalam meluncurkan inovasi produk hasil pengembangan mereka secara langsung kepada publik, melalui sesi Shopee Live berdurasi dua jam.
Setiap peserta harus melewati tiga tahap krusial, yaitu:
- Pemotretan produk, untuk memastikan tampilan visual yang memikat pembeli.
- Pembuatan video marketing kreatif, yang menantang peserta untuk mengonsep dan mengeksekusi ide promosi dalam waktu terbatas.
- Sesi Shopee Live, di mana seluruh strategi dan kreativitas dalam meluncurkan produk langsung di depan penonton, mulai dari interaksi, storytelling, hingga cara menjual yang efektif.
Namun siapa sangka, beberapa isi box justru menjadi jebakan tak terduga, ada yang berisi keuntungan berguna, ada pula yang berisi zonk.
Menemani juri utama Daniel Mananta dan Lizzie Parra, hadir juga Muhammad Sadad selaku Founder Erspo dan Erigo, sebagai juri tamu di babak final. Sadad menuturkan, “Makna UMKM naik kelas itu ketika bisnis menunjukkan progres yang memberi efek domino positif. Dari keempat finalis ini, saya melihat semangat itu hidup dalam setiap ide dan strategi mereka.”
Juri Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Foto: Shopee
Empat Cerita, Empat Inovasi Cinta Indonesia
Masing-masing finalis menghadirkan inovasi yang mencerminkan keunikan, kreativitas, dan semangat khas pelaku UMKM Indonesia. Dari produk fesyen hingga peralatan rumah tangga, setiap jagoan membawa cerita dan nilai yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama: mengangkat potensi produk lokal bertema ‘Cinta Indonesia’ agar mampu bersaing di panggung nasional.- Anin – DS Modest: Sajadah “Langgam Bertaut”
Anin dari DS Modest mendapatkan kesempatan spesial untuk Shopee Live bersama co-host misterius dari treasure box yang dipilihnya. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Anin untuk meluncurkan inovasi produknya, yaitu sajadah bertajuk “Langgam Bertaut”. Sajadah ini menampilkan motif Batang Garing dari Kalimantan Tengah dan motif Kawung dari Yogyakarta. Produk ini juga dilengkapi kode QR penunjuk arah kiblat berbasis web yang dirancang untuk memudahkan pengguna saat bepergian, sekaligus menegaskan semangat perjalanan, spiritualitas, dan kekayaan budaya Indonesia. Selama sesi Shopee Live berdurasi dua jam, Anin menampilkan strategi matang melalui live review, pre-order berhadiah parfum eksklusif, dan komunikasi hangat serta interaktif dengan penonton, menciptakan interaksi tinggi dan menuai pujian dari juri atas konsep dan branding yang konsisten. - Fuat – Aveka: Sepatu Batik
Fuat dari Aveka menjadi peserta yang mendapatkan treasure box berisikan balon dan pom-pom. Meski hadiahnya terbilang “zonk”, hal itu tidak menyurutkan semangatnya. Justru, Fuat memanfaatkan hadiah treasure box tersebut untuk memperkuat presentasi produk dan kemeriahan sesi live shopping nya. Ia meluncurkan sepatu bermotif batik yang mengangkat nilai budaya Indonesia. Konsep video marketing yang sinematik, dan pembawaan natural saat sesi Shopee Live membuat performanya berkesan, meski ada koreksi yang diberikan oleh juri terkait detail produk. Interaksi Fuat dengan penonton, gaya storytelling dan cara ia menjelaskan keunikan produk membuat Aveka menonjol di babak final ini. - Yudiana – homLiv: Sutil Kayu “Malika Batik”
Yudiana dari homLiv membawa produk sutil kayu “Malika Batik” yang menggabungkan pemberdayaan komunitas Desa Wisata Krebet di Bantul, Yogyakarta dengan kehangatan nilai keluarga. Hadiah voucher Shopee Live senilai Rp1 juta ia manfaatkan untuk memperkuat sesi live dengan menampilkan dan me-review produk secara interaktif, memperlihatkan kualitas kayu jati dan keindahan motif batik yang khas. Dalam video marketing-nya, Yudiana juga menampilkan aktivitas memasak sehari-hari menggunakan sutil kayu jati bermotif batik, menggambarkan bagaimana setiap alat masak menyimpan cerita dan kehangatan keluarga Indonesia. Strateginya berhasil menunjukkan nilai budaya dan kreativitas, menghasilkan penjualan tinggi, sekaligus mendapatkan apresiasi dari para juri atas konsistensi branding dan energi positif yang ia tampilkan. - Micheal – Maritim Bag Indonesia: Tas Hybrid “Garuda Series”
Micheal dari Maritim Bag Indonesia memanfaatkan voucher Shopee Live senilai Rp2 juta untuk memaksimalkan performa live-nya. Ia meluncurkan tas hybrid untuk sekolah dan olahraga bertajuk “Garuda Series”, yang menonjolkan pesan inspiratif tentang prestasi anak Indonesia. Strategi promosi berupa voucher flash sale dan kampanye urgency diterapkan dengan matang. Interaksi Micheal dengan penonton di Shopee Live juga menunjukkan pemahaman kuat terhadap perilaku konsumen online, membuat sesi live nya ini berhasil menarik perhatian dan menuai pujian juri.
“Dari lebih dari 1.300 peserta UMKM di seluruh Indonesia, kini hanya tersisa empat jagoan di panggung ini. Tapi ingat, kemenangan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pelaku usaha lainnya,” ujar Maman.
Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat atas perjalanan para finalis, sekaligus pengingat bahwa keberhasilan sejati bukan hanya soal kemenangan, tetapi semangat untuk terus berkembang dan membawa dampak positif bagi sesama pelaku usaha. Dan tibalah saat yang paling dinanti, pengumuman pemenang Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Keempat finalis berdiri di atas panggung dengan penuh harapan, menantikan hasil akhir dari perjalanan panjang mereka. Namun, siapa yang akhirnya berhasil menyandang gelar Jagoan UMKM Naik Kelas? Siapa yang berhasil mencuri hati para investor dan juri di momen paling menentukan ini? Jangan lewatkan keseruannya di Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dan rasakan sendiri momen penuh kejutan, haru, dan inspirasi dari para Jagoan UMKM Indonesia!
Ruben Onsu juga ikut membagikan momen menarik dari ajang Grand Final Jagoan UMKM melalui unggahan video di media sosialnya. Dalam video tersebut, terlihat para peserta tengah serius melakukan sesi foto produk hasil inovasi mereka, mulai dari mengatur pencahayaan, memilih angle terbaik, hingga memastikan setiap detail tampak maksimal. Ruben pun menuliskan caption, “Gak bisa asal cekrek, ngerti banget. Semangat para Jagoan!”.
Unggahan ini bukan hanya menunjukkan kekagumannya terhadap semangat para peserta, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi Ruben sendiri sebagai sesama pelaku UMKM. Melihat langsung proses di balik layar tersebut mengajarkannya betapa krusialnya peran visual dan kreativitas dalam menarik perhatian konsumen.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas bukan sekadar ajang untuk menentukan pemenang, tetapi perayaan atas daya saing, kreativitas, dan keberanian para pelaku UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan naik kelas. Melalui kompetisi ini, Shopee menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar mampu beradaptasi dengan dunia digital, mengembangkan kapasitas bisnis, serta memperluas pasar melalui ekosistem e-commerce yang inklusif dan berkelanjutan.
Saksikan Episode Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dan temukan siapa UMKM yang berhasil menjadi pemenang kompetisi ini, hanya di YouTube Shopee Indonesia. Dapatkan juga kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program ‘Kuis Jagoan UMKM’ setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB dan penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui ‘Voting Partisipan Favorit’ pada landing page https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56