PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam melakukan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jambi.Corporate Secretary Pertamina ... [282] url asal
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam melakukan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jambi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan mobil tangki BBM di Jambi.
Saat ini, menurut dia, perusahaan melalui Regional Sumbagsel bersama PT Elnusa Petrofin selaku transportir telah melakukan verifikasi dan investigasi internal secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan aturan dan integritas distribusi energi, awak mobil tangki (AMT), yang terlibat telah dikenakan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan transportir dan kasusnya telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Roberth menegaskan Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga integritas distribusi energi nasional dan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran dalam rantai distribusi BBM.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan distribusi BBM secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku. Setiap indikasi pelanggaran akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi menyeluruh dan apabila terbukti terjadi pelanggaran, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan perusahaan maupun hukum yang berlaku," ujar Roberth.
Ia menambahkan pihaknya terus memperkuat sistem pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah operasional melalui monitoring operasional, evaluasi berkala terhadap mitra kerja, serta penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum (APH) dan pemangku kepentingan terkait.
"Kepercayaan masyarakat menjadi prioritas utama bagi Pertamina Patra Niaga. Karena itu, kami terus meningkatkan pengawasan dan memastikan penyaluran energi kepada masyarakat berjalan aman serta tepat sasaran," tambahnya.
Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pengawasan distribusi energi dengan melaporkan informasi atau temuan terkait dugaan pelanggaran kepada aparat penegak hukum maupun melalui layanan Pertamina Contact Center 135.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan/stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jambi dalam kondisi aman ... [308] url asal
Untuk stok BBM dan Avtur di Jambi dalam kondisi aman dan didapati bahwa kualitas BBM sudah sesuai dengan standar
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan/stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jambi dalam kondisi aman selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Hal ini disampaikan usai pemantauan langsung BPH Migas di sejumlah titik strategis, seperti Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha serta sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jambi.
Anggota Komite BPH Migas Hasbi Anshory dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok dan kualitas BBM di wilayah tersebut sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Kepastian ini memberi rasa tenang bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Untuk stok BBM dan Avtur di Jambi dalam kondisi aman dan didapati bahwa kualitas BBM sudah sesuai dengan,” ujarnya.
Hasbi melanjutkan pengawasan dilakukan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi sepanjang periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Saat melakukan pemantauan di salah satu SPBU, Hasbi tampak bertanya langsung terkait ketersediaan BBM kepada pemudik yang membawa kendaraan pribadi dan juga kepada supir bus.
“Mereka mengatakan bahwa tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan BBM pada saat mudik Lebaran ini," kata dia.
Sebagai Koordinator Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ramadan dan Idul Fitri 1447 H (RAFI), BPH Migas terus memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas pasokan energi saat lebaran hingga setelahnya.
“Kami juga berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga, stok BBM sampai dengan lebaran bahkan untuk seterusnya dipastikan aman. Masyarakat tidak perlu panik, silakan mudik. BPH Migas dan Pertamina memastikan stok aman,” ujarnya.
Sepanjang periode arus mudik, Pertamina Patra Niaga Area Jambi mencatat adanya peningkatan konsumsi BBM, baik gasoline, gasoil dan avtur. Kenaikan konsumsi BBM ini telah diantisipasi dengan baik.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Jambi berada dalam kondisi aman ... [560] url asal
Kami juga menekankan bahwa kesiapan Natal-Tahun Baru harus diikuti juga dengan quality control stok BBM dan juga memastikan ketersediaan BBM aman dan mencukupi untuk daerah Jambi hingga akhir tahun
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Jambi berada dalam kondisi aman menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Anggota Komite BPH Migas Hasbi Anshory, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke Fuel Terminal (FT) Jambi dan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jambi pada Rabu (10/12/2025).
Menurut dia, monitoring ini merupakan implementasi dari amanat undang-undang sekaligus instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai kewajiban negara menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
Ia pun mengatakan peran BPH Migas sangat penting dalam mengawal penyaluran BBM subsidi dan kompensasi agar tepat sasaran dan tepat volume.
"Kami mengevaluasi kesiapan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2025/2026, baik ketersediaan stok, kesiapan armada kendaraan maupun infrastruktur fasilitas penyimpanan," ungkapnya di Jambi, Rabu (10/12/2025).
Lebih lanjut, Hasbi meminta badan usaha penugasan senantiasa menjaga kualitas serta pasokan BBM bagi masyarakat, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Kami juga menekankan bahwa kesiapan Natal-Tahun Baru harus diikuti juga dengan quality control stok BBM dan juga memastikan ketersediaan BBM aman dan mencukupi untuk daerah Jambi hingga akhir tahun," terangnya.
Sementara itu, Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho, yang turut melakukan pemantauan di FT Jambi, menyoroti pentingnya aspek lingkungan, keselamatan, dan keamanan dalam proses penyimpanan serta distribusi BBM.
Pelayanan prima kepada masyarakat harus menjadi prioritas, sebutnya.
"Kami melihat langsung di lapangan kesiapan badan usaha penugasan yakni Pertamina Patra Niaga, bagaimana stok BBM dan rencana mendistribusikannya kepada penyalur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya bagi saudara kita yang akan merayakan Natal dan tahun baru," ujarnya.
Fathul juga mendorong SPBU skala kecil, Pertashop dapat dimaksimalkan selama periode Natal-Tahun Baru.
"Membantu distribusi BBM ke daerah dan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat," ujarnya.
Sales Area Manager (SAM) Retail PPN Jambi Choirul Anwar menjelaskan pihaknya telah menyiapkan seluruh aspek operasional untuk memastikan suplai energi tetap stabil.
Monitoring harian terus dilakukan untuk menjaga stok tetap aman di seluruh titik layanan.
"Dalam menyambut Natal-tahun baru, kami sudah menyiapkan 24 SPBU siaga, 85 mobil tangki standby, serta motoris sebanyak 46 unit," ujarnya.
Choirul mengucapkan terima kasih kepada BPH Migas yang selalu mendukung dalam pemenuhan kuota BBM di Jambi.
Komite BPH Migas melakukan pemantauan ke Fuel Terminal (FT) Jambi dan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jambi, Rabu (10/12/2025). ANTARA/HO-Humas BPH Migas
Pemantauan SPBU
Selanjutnya, Hasbi melakukan pemantauan ke sejumlah SPBU di Kabupaten Tebo, Jambi.
Selain mengecek ketersediaan dan juga pendistribusian BBM, dilakukan juga pengambilan sampel BBM di beberapa lokasi SPBU.
Hasbi menyampaikan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh SPBU mematuhi ketentuan yang berlaku, mulai dari aspek penyimpanan hingga pelayanan.
Pengelola SPBU juga diingatkan pentingnya menjaga integritas dalam mendistribusikan BBM bersubsidi.
"Alhamdulillah, SPBU yang kita kunjungi telah menerapkan aturan sesuai dari BPH Migas dan PPN, mulai dari kapasitas penyimpanan CCTV 30 hari, tera BBM, pelayanan, hingga kesesuaian penggunaan QR code untuk BBM subsidi," tambahnya.
Kegiatan pemantauan ini turut dihadiri Manajer Fuel Terminal Jambi Ajik Tita Kurniawan dan Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility PPN Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi.
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56