Bisnis.com, BANDUNG - Tim peneliti dari Universitas Pasundan tengah mengembangkan inovasi pangan fungsional berupa susu nabati berbasis Sacha Inchi sebagai alternatif susu sapi. Produk ini diharapkan menjadi solusi ketahanan pangan dan upaya pencegahan stunting di Indonesia.
Penelitian bertajuk “Green Nutrition Innovation: Susu Nabati dari Sacha Inchi sebagai Alternatif Susu Sapi untuk Solusi Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting” dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P., dengan anggota Dr. Tantan Widiantara, S.T., M.T., Dr. Ir. Riza Fathoni Ishak, M.T., Dr. Mia Nurkanti, M.Kes., Sri Erina Damayanti, S.T., M.Kom., dan Dr. Rosad, M.Pd., M.T. serta melibatkan sejumlah mahasiswa.
Menurut Prof. Yusman, riset ini berangkat dari tantangan tingginya prevalensi stunting di Indonesia yang mencapai 19,8% pada 2023, jauh dari target nasional 14% pada 2024.
“Kami berupaya menciptakan produk pangan bernutrisi tinggi yang terjangkau dan ramah lingkungan untuk mendukung program nasional penurunan stunting,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Sacha Inchi (Plukenetia volubilis) merupakan tanaman kaya omega-3, protein nabati, serat, dan vitamin E, yang potensial dijadikan bahan dasar susu nabati. Formulasi susu ini dikembangkan melalui serangkaian uji laboratorium, uji organoleptik, dan analisis gizi di PT Saraswanti Indo Genetech dan PT Cipta Karya Pangan Pasundan.
Hasil Pengujian Formula Terpilih sebagai berikut:
Hasil uji menunjukkan formula terbaik terdapat pada varian F2 dengan penambahan stevia, yang memiliki keseimbangan optimal antara rasa, warna, dan aroma. Kandungan gizi produk meliputi protein 2,66%, lemak 5,23%, dan karbohidrat 1,98%, menegaskan potensi susu Sacha Inchi sebagai sumber nutrisi alternatif.
Riset ini juga bermitra dengan petani lokal Sacha Inchi, laboratorium gizi dan pangan, UMKM pangan sehat, serta lembaga pendidikan dan kesehatan untuk uji penerimaan konsumen. Produk akan diujicobakan pada kelompok anak dan ibu di wilayah rawan stunting, dengan target mencapai Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 8 pada 2026.
“Kami ingin memastikan produk ini tidak hanya bernilai gizi tinggi, tetapi juga diterima masyarakat luas dan dapat diproduksi secara berkelanjutan,” kata Sri Erina Damayanti, anggota tim peneliti.
Melalui pendekatan riset terapan dan kolaborasi multipihak, inovasi susu nabati Sacha Inchi ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju ketahanan pangan nasional dan percepatan penurunan stunting sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Asta Cita Presiden RI.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56