Menperin Dibuat Pusing Harga Gas dan Barang Impor

Menperin Dibuat Pusing Harga Gas dan Barang Impor

Menperin Agus Gumiwang mengatakan perlu kolaborasi dan intervensi kebijakan yang lebih ekstra supaya barang impor dan industri gas lebih terkontrol.

(Bisnis Tempo) 20/10/25 17:00 9987

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengklaim tidak bisa tidur karena memikirkan persoalan harga gas bumi tertentu (HGBT) dan tantangan industri lokal dalam menghadapi barang impor. “Saya akui dalam beberapa tahun terakhir, selama menjabat jadi Menperin yang membuat saya enggak bisa tidur,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 20 Oktober 2025.

Agus mengaku telah berupaya menjaga daya saing industri manufaktur nasional di tengah tingginya harga bahan baku untuk komoditi gas. Di saat bersamaan, industri lokal turut mengalami tekanan karena barang-barang ilegal membanjiri pasar dalam negeri. “Itu hal yang membuat saya pusing dan enggak bisa tidur malam hari,” ucapnya.

Menurut Agus, pemerintah telah mengatur skema supaya pelaku industri mendapatkan gas sebagai bahan baku dengan harga kompetitif. Baik itu kompetitif dalam segi harga maupun ketersediaan volumenya. Ia menyebut bahwa HGBT ini termasuk salah satu elemen kunci agar industri manufaktur Indonesia bisa bersaing dengan kancah global.

Meski begitu, Agus menilai Kementerian Perindustrian tidak bisa bekerja sendirian untuk menyelesaikan dua masalah ini. Kata dia, perlu kolaborasi lintas sektor dan intervensi kebijakan yang lebih ekstra supaya barang-barang impor dan industri gas lebih terkontrol.

“Tantangan yang dihadapi berasal dari eksternal dan internal. Bisa fluktuatif, kadang-kadang eksternal lebih berat dan kadang tantangan internal lebih besar,” kata Agus.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Saleh Husin mengusulkan agar pemerintah membuka opsi impor gas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. “Pelaku industri ini dimungkinkan untuk boleh mengimpor gas,” kata Saleh di Menara Kadin, Jakarta, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Saleh mengatakan opsi impor ini khusus untuk memenuhi kebutuhan industri dan bukan untuk importir umum. Sebab pelaku industri selama ini mengalami keterbatasan suplai gas karena para pengusaha hanya mendapatkan 60 persen suplai HGBT dari total kebutuhan mereka.

Adapun pemerintah telah menetapkan skema baru HGBT bagi tujuh sektor industri, mencakup pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet. HGBT gas bumi untuk bahan bakar ditetapkan sebesar US$ 7 per MMBTU (million british thermal unit), sedangkan untuk bahan baku sebesar US$ 6,5 per MMBTU.

Anastasya Lavenia Yudi, berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

#menperin #harga-gas #barang-impor #agus-gumiwang #pupuk #kementerian-perindustrian

https://tempo.co/ekonomi/menperin-dibuat-pusing-harga-gas-dan-barang-impor-2081456