Indonesia Tambah Stok Karbon 34.478 Ton dari Penanaman Tanaman

Indonesia Tambah Stok Karbon 34.478 Ton dari Penanaman Tanaman

Indonesia meningkatkan stok karbon sebesar 34.478 ton CO2 melalui penanaman 7,24 juta bibit di 17.436 hektare di bawah skema kerja sama REDD+ dengan Norwegia.

(Bisnis.Com) 24/12/25 15:44 84017

Bisnis.com, JAKARTA — Stok karbon Indonesia tercatat meningkat sebanyak 34.478 ton setara karbon dioksida (CO2) melalui penanaman 7,24 juta bibit tanaman di lahan seluas 17.436,18 hektare.

"Kemajuan hingga November 2025 telah meningkatkan stok karbon pada 17.436,18 hektare lahan dan 7.248.743 bibit tanaman atau setara dengan meningkatkan stok karbon 34.478,88 ton CO2 ekuivalen," kata Project Director FOLU Norway\'s Contribution tahap kesatu (FOLU NC-1) Agus Justianto di Jakarta, Selasa (23/12/2025), dikutip dari Antara.

Pencapaian ini merupakan hasil proyek kerja sama Indonesia dan Norwegia melalui skema REDD+ di sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya tahap kesatu (FOLU NC-1), guna mencapai target FOLU Net Sink 2030.

"Norwegia ini memberikan dana kompensasi ya. Jadi, dari kesepakatan internasional itu ada yang disebut dengan skema REDD+," kata Agus Justianto.

FOLU Net Sink 2030 merupakan program strategis Indonesia untuk mencapai target emisi nol bersih di sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya pada 2030.

Kerja sama Indonesia–Norwegia ini berjalan dengan berbasis pada hasil. Sejauh ini, total dana kompensasi yang telah diberikan oleh Norwegia kepada Indonesia mencapai US$216 juta dari komitmen total US$1 miliar atas upaya penurunan emisi sektor FOLU.

Dana yang telah diberikan disalurkan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) agar transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan tetap terjaga.

Penyaluran dana ini dibagi dalam beberapa tahap. Tahap 1 mencakup penyaluran dana sebesar US$56 juta yang diberikan atas capaian penurunan emisi 2016–2017.

Kemudian Tahap 2 dan tahap 3 dengan dana penyaluran senilai US$100 juta untuk capaian 2017–2019. Selanjutnya tahap 4 senilai US$60 juta dan tahap 5 masih dalam proses pengkajian dan negosiasi.

"Tahap berikutnya masih dikaji dan dinegosiasikan. Kami akan menggunakan capaian pengurangan emisi dan kinerja untuk mendapatkan kompensasi dari Norwegia," kata Agus.

#stok-karbon #penanaman-tanaman #redd #folu-net-sink-2030 #indonesia-norwegia #emisi-nol-bersih #sektor-kehutanan #penggunaan-lahan #dana-kompensasi #bpdlh #penurunan-emisi #proyek-kerja-sama #bibit-t

https://hijau.bisnis.com/read/20251224/653/1939434/indonesia-tambah-stok-karbon-34478-ton-dari-penanaman-tanaman