Serikat Pekerja Jabar Tolak Aturan Baru Formula Upah Minimum yang Diteken Prabowo
Serikat Pekerja Nasional Jawa Barat menolak RPP formula upah minimum yang ditandatangani Prabowo, karena indeks tertentu dianggap mengurangi kenaikan upah buruh. SPN akan aksi di Jakarta.
(Bisnis.Com) 17/12/25 12:33 75622
Bisnis.com, BANDUNG — Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat menolak Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengupahan yang sudah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.
Formula penghitungan upah minimum 2026 ini masih tetap mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada 5,04% year on year dan inflasi 2,65%. Sedangkan indeks tertentu atau alfa di PP pengupahan yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto adalah 0,5-0,9.
Alfa ini merupakan indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu. Kebijakan ini disebut Menaker, sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/2023.
Ketua SPN Jawa Barat, Dadan Sudiana mengatakan, bahwa penetapan indeks tertentu di 0,5-0,9 malah menjadi pengurang dalam penetapan upah buruh.
"Kalau pertumbuhan ekonomi, ditambah inflasi, berarti (kenaikannya) hanya sekitar 4 persen, setelah dikurangi indeks tertentu tadi. Inikan luar biasa, tahun kemarin saja 6,5 persen kenaikannya, berarti sekarang ada penurunan kenaikan upah," katanya, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, indeks tertentu itu minimal satu, jangan 0, (nol koma). Sebab, 0, akan mengurangi berapapun nilainya.
"Kalau dikali 0 ya 0, kan gitu. Padahal putusan MK jelas bahwa nilai indeks tertentu itu harus sesuai dengan kebutuhan hidup layak buruh," katanya.
Atas penerapan formula upah tersebut, SPN Jabar berencana mengikuti aksi di Jakarta bersama ribuan buruh." Makanya kami menolak RPP ini dan kami akan bergerak lagi tanggal 19 Desember, kita akan aksi di Jakarta," katanya.
SPN juga bakal mengawal semua rapat-rapat pleno dewan pengupahan di seluruh Kabupaten/Kota di Jabar.
"Supaya nilai tawar kawan-kawan mendapatkan nilai indeks maksimal dan menolak RPP ini bisa berjalan," katanya.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dijadwalkan akan menerima serikat buruh di Gedung Sate siang ini, membahas rencana penetapan upah.
#serikat-pekerja #upah-minimum #formula-upah #prabowo-subianto #pengupahan-2026 #pertumbuhan-ekonomi #inflasi-indonesia #indeks-alfa #putusan-mk #aksi-buruh-jakarta #spn-jabar #penetapan-upah #dewan-pe