Perusahaan China Bangun 2 Pabrik Pengolahan Kelapa di RI, Rosan: Bisa Serap 5.000 Pekerja

Perusahaan China Bangun 2 Pabrik Pengolahan Kelapa di RI, Rosan: Bisa Serap 5.000 Pekerja

Menteri Investasi Rosan Roeslani umumkan dua pabrik kelapa baru di Indonesia, ciptakan 5000 lapangan kerja!

(Kompas.com) 17/10/25 15:31 7080

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P. Roeslani mengatakan ada dua perusahaan yang memulai membangun pabrik pengolahan kelapa di Indonesia.

Salah satu investor utama adalah Zhejiang FreeNow Food Co., Ltd, produsen kelapa dan turunannya terbesar di China, yang telah memiliki enam pabrik di negara asalnya.

Sementara satu investor lainnya merupakan konsorsium gabungan antara perusahaan China dan Indonesia.

"Kelapa itu investasinya itu hanya 100 juta dollar AS yang sudah berjalan nih ya. Ada dua. Tapi penciptaan lapangan pekerjaannya itu menyerap minimum 5 ribu orang," kata Rosan Roeslani usai konferensi pers Realisasi Investasi kuartal III-2025 di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Menurut Rosan, pembangunan pabrik ini sudah memasuki tahap pertama, dan ditargetkan akan berlanjut hingga tiga tahap investasi.

Masing-masing tahap diproyeksikan bernilai 100 juta dollar AS atau setara Rp 1,6 triliun (asumsi kurs Rp 16.300).

Nantinya, kata Rosan, pabrik ini siap memanfaatkan 100 persen bagian dari kelapa, sehingga nilai tambah yang dihasilkan cukup besar.

Bahkan, katanya, setiap pabrik membutuhkan hingga 500 juta butir kelapa sebagai bahan baku, yang seluruhnya akan dipasok dari dalam negeri.

KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P Roeslani
CEO Danantara ini juga mengungkapkan, meskipun nilai investasi sektor perkebunan ini tak sebesar sektor hilirisasi mineral yang bisa mencapai miliaran dollar, dampak serapan tenaga kerja dari proyek kelapa ini dinilai sangat signifikan.

Dari sisi realisasi, Rosan menjelaskan, kemajuan proyek dihitung berdasarkan investasi aktual yang sudah terealisasi, bukan sekadar komitmen, agar data yang diberikan lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Adapun per kuartal III-2025, Rosan menyebut proyek ini sudah terealisasi sekitar 20 persen, dan diperkirakan akan mencapai 55 persen pada akhir tahun ini.

Rosan menambahkan, komitmen investor China membangun pabrik kelapa di Indonesia menunjukkan masih tingginya minat pengusaha negeri Tirai Bambu untuk berinvestasi di RI.

Komitmen itu juga menunjukkan pengusaha China sudah melirik sektor investasi lain selain pengolahan mineral.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang

#tenaga-kerja #rosan-p-roeslani #pabrik-kelapa #investasi-100-juta-dolar

https://money.kompas.com/read/2025/10/17/153100326/perusahaan-china-bangun-2-pabrik-pengolahan-kelapa-di-ri-rosan--bisa-serap