Pelni Siapkan 639.635 Tiket untuk Periode Libur Nataru
Periode libur panjang Nataru tahun ini dimulai dari tanggal 11 Desember 2025 sampai dengan 8 Januari 2026 atau H-14 sampai H+14.
(Bisnis Tempo) 10/12/25 18:39 68133
PT PELAYARAN Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni menyiapkan sebanyak 639.635 tiket penumpang selama periode liburan natal dan tahun baru atau Nataru tahun ini agar berjalan aman, nyaman, dam lancar. Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani (Anda) menyatakan jumlah tiket itu naik 16 persen ketimbang realisasi penjualan tiket pada periode Nataru tahun lalu yang mencapai 551.485 lembar.
Anda menjelaskan periode angkutan Nataru atau Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dimulai dari tanggal 11 Desember 2025 sampai dengan 8 Januari 2026 atau H-14 sampai H+14. Selama periode itu, sebanyak 55 kapal dioperasionalkan untuk melayani masyarakat pada masa libur akhir tahun, terdiri atas 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis, yang akan singgah di 304 pelabuhan.
"Kemudian jumlah seat yang tersedia untuk satu kali keberangkatan jika ditotal dari 55 kapal ini sebanyak 56.069 seat," ujar Anda dalam konferensi pers, Rabu, 10 Desember 2025, seperti dikutip dari Antara.
Lebih jauh, Anda menyebutkan, perseroan memastikan seluruh kapal beroperasi penuh selama peak season, tanpa docking. Pasalnya, jadwal perawatan telah dimajukan sebelum periode libur akhir tahun. Hal ini dilakukan untuk menghadapi lonjakan penumpang di masa libur Nataru tersebut.
Selain itu, kata dia, semua kapal yang dioperasionalkan juga telah menjalani ramp check dan memperoleh persetujuan laik laut dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan guna menjamin keamanan pelayaran penumpang selama periode tersebut.
Untuk memastikan ketersediaan BBM kapal selama Natal dan Tahun Baru, Pelni juga berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga serta BPH Migas. Untuk tahun ini disiapkan sekitar 21.000 kiloliter BBM di delapan titik suplai, meliputi Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, Ambon, Kupang, Jayapura, serta Sorong guna mendukung kelancaran operasional kapal Pelni.
Berikutnya, Pelni juga menyesuaikan rute dan jadwal kapal melalui re-routing pada beberapa armada untuk mengakomodir lonjakan penumpang di lintasan tertentu selama periode Natal dan Tahun Baru. Penyesuaian rute dilakukan agar waktu kedatangan kapal selaras dengan kebutuhan daerah tertentu yang mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
BUMN di bidang pelayaran tersebut pun mengajukan dispensasi kapasitas penumpang kepada Kementerian Perhubungan. Hal ini mengingat keterbatasan jumlah kapal penumpang jarak jauh yang tersedia saat peak season demi pelayanan masyarakat luas.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang dan barang selama libur panjang Nataru, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusun regulasi pembatasan pergerakan angkutan di Pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Pembahasan regulasi dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan Pemkab Banyuwangi, Kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan di Ruang Rapat Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada pertengahan November 2025 lalu.
“Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk merupakan kluster transportasi yang sangat krusial. Maka kita perlu kolaborasi untuk memastikan keselamatan dan kelancaran arus penyeberangan, baik di jalur darat maupun laut,” ujar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam keterangan tertulis.
Secara historis, kata Aan, volume kendaraan pada masa Nataru selalu meningkat. Pemerintah pusat telah menyusun sejumlah regulasi, termasuk pembatasan pergerakan angkutan barang selama periode operasi Nataru. “Selain itu, angkutan barang tujuan Lembar akan dialihkan melalui Pelabuhan Jangkar di Situbondo untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang menuju Bali melalui Ketapang,” ujarnya.
#nataru #kapal #pelni #libur-panjang #kemenhub
https://tempo.co/ekonomi/pelni-siapkan-639-635-tiket-untuk-periode-libur-nataru-2097738