Jalur MRT Thamrin-Monas Bakal Beroperasi 2027, Begini Progresnya

Jalur MRT Thamrin-Monas Bakal Beroperasi 2027, Begini Progresnya

Pembangunan jalur MRT Thamrin-Monas ditargetkan rampung dan beroperasi 2027. Berikut progresnya saat ini.

(Bisnis.Com) 10/12/25 15:15 67802

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengungkapkan saat ini progres pembangunan MRT Lintas Utara—Selatan atau Bundaran HI ke Kota telah mencapai 55% per November 2025.

Tuhiyat menjelaskan, saat ini pun terowongan bertingkat yang diklaim menjadi terdalam di Indonesia, juga telah terhubung dengan MRT fase I (Lebak Bulus—Bundaran HI).

Pada akhir November lalu, perkembangannya telah mencapai 55% dari target 52,24%. Capaian tersebut telah melampaui target akhir 2025 yang ditetapkan, yaitu 53,29%. Capaian melampaui target juga ditorehkan oleh setiap paket kontrak sipil.

“Untuk fase 2, pada 2027 kami akan melanjutkan tahapan pembangunan mulai dari Bundaran HI hingga Monas,” kata Tuhiyat dalam Launching Naming Rights di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Rabu (10/12/2025).

Nantinya, operasional MRT fase II tidak akan menunggu rampung sepenuhnya sampai Kota. Namun, akan dioperasionalkan sebagian.

Secara umum, paket kontrak CP202 (Thamrin—Monas) telah mencapai 90,77%, kedua stasiun ini ditargetkan beroperasi pada 2027 mendatang.

Bangunan pintu masuk stasiun pun telah tampak berdiri. Stasiun Thamrin merupakan stasiun dengan entrance terbanyak, yaitu sembilan, serta stasiun terpanjang hingga 440 meter. Stasiun ini juga akan menjadi stasiun transit dengan lin timur barat.

Di Stasiun Monas, pekerjaan utama meliputi reinstatement entre 1, pengecoran dinding dan atap entre 2, penyelesaian arsitektural pada koridor entre 1 & 2, instalasi glass frame elevator 1, pekerjaan chemical grouting TBM Docking di area shaft selatan Stasiun Harmoni, serta instalasi travelator, eskalator entre 1, hingga partial acceptance test untuk peralatan mechanical, electrical, and plumbing.

Kemudian, paket kontrak CP202 telah mencapai 60,20%. Sejumlah pekerjaan utama seperti pemotongan king post, pengecoran kolom permanen, hingga initial drive mesin bor terowongan (TBM) 1 dari Sawah Besar ke Mangga besar, dan perakitn (assembly) mesin bor terowongan (TBM) 2 di sisi utara Stasiun Sawah Besar, masih terus dilakukan.

Sementara itu, pada paket kontrak CP203, telah menyelesaikan 79,20% .Sejumlah pekerjaan utama terus dikerjakan seperti struktur kolom pada entre stasiun, backfill, hingga instalasi hanging wall pintu tepi peron (platform screen doors).

Khusus di Stasiun Glodok, tim konstruksi sedang mempersiapkan breakthrough TBM 1 ke Stasiun Mangga Besar.

Kemajuan pekerjaan paket CP 205 yang meliputi sistem perkeretaapian dan rel telah mencapai 29,59% dari target 20,69%. Tim konstruksi sedang melakukan penyelesaian produksi cable tray peralatan persinyalan stasiun di segmen 1 (Bundaran HI—Monas).

Operasional keseluruhan untuk MRT sampai dengan Kota ditargetkan pada 2029 mendatang. Dengan kata lain, masyarakat masih harus bersabar empat tahun lagi untuk dapat menggunakan MRT sampai Kota.

Di samping fase 2, pada tahun depan pula MRT akan memulai konstruksi jalur Timur–Barat dari Medan Satria Bekasi sampai Tomang, sepanjang 24,5 km.

“Kami mohon dukungan agar pembangunan ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.

#progres-mrt-jakarta #mrt-thamrin-monas #mrt-jakarta-2027 #proyek-mrt-jakarta #pembangunan-mrt-jakarta #stasiun-thamrin #stasiun-monas #terowongan-mrt-terdalam #fase-2-mrt-jakarta #operasional-mrt-2027

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251210/98/1935705/jalur-mrt-thamrin-monas-bakal-beroperasi-2027-begini-progresnya