BIG Conference: Prioritas Pembangunan Jabar 2025–2026, Genjot Infrastruktur dan Layanan Dasar

BIG Conference: Prioritas Pembangunan Jabar 2025–2026, Genjot Infrastruktur dan Layanan Dasar

Pemerintah Jawa Barat fokus pada infrastruktur dan layanan dasar 2025-2026, dengan prioritas pada produktivitas, pemerataan, dan kolaborasi multipihak untuk kesejahteraan.

(Bisnis.Com) 08/12/25 18:10 65171

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan infrastruktur dan layanan dasar dalam arah pembangunan sepanjang 2025 hingga 2026.

Hal itu seiring arah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang memasuki fase stabilisasi pertumbuhan ekonomi dan sejalan dengan agenda pembangunan RPJPD 2025–2045.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Jabar, Eka Jatnika, menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi daerah tahun 2026 difokuskan pada peningkatan produktivitas lintas sektor.

“Kami memperkuat pertanian, industri, dan komoditas unggulan berbasis inovasi serta keberlanjutan. Hilirisasi, insentif UMKM, pengembangan ekonomi hijau dan biru, dan peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas,” katanya dalam acara BIG Conference, Senin (8/12/2025).

Menurut Eka, pihaknya menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan sebagai fondasi pengurangan ketimpangan.

“Pembangunan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi harus memastikan pemerataan manfaat. Oleh karena itu, kami mendorong pengembangan kawasan potensial, peningkatan konektivitas ekonomi daerah, dan penguatan sektor UMKM,” lanjut Eka.

Dampak kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam target ekonomi 2026.

Pendapatan per kapita diperkirakan mencapai Rp 64,6 juta, tingkat pengangguran turun ke kisaran 6,30–6,65%, kemiskinan menurun hingga 5,51–6,02%, dan ketimpangan (gini ratio) diharapkan bergerak pada kisaran 0,420–0,425.

Pemerintah daerah menilai bahwa perbaikan indikator kesejahteraan ini dapat dicapai bila pertumbuhan ekonomi diiringi dengan pemerataan akses dan produktivitas.

Eka menyatakan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci agar target ekonomi 2026 tercapai. “

Tidak ada pembangunan ekonomi tanpa kebersamaan. Kami membutuhkan dukungan sektor swasta, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat agar transformasi ekonomi Jawa Barat berjalan lebih cepat dan inklusif,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa target ekonomi Jawa Barat 2026 disusun untuk tetap menjaga optimisme sekaligus memitigasi tekanan fiskal dan gejolak ekonomi global.

#jawa-barat-pembangunan #infrastruktur-jabar #layanan-dasar-jabar #ekonomi-jawa-barat #rpjpd-2025-2045 #produktivitas-lintas-sektor #pertanian-inovasi #industri-berkelanjutan #ekonomi-hijau-biru #kuali

https://bandung.bisnis.com/read/20251208/549/1935129/big-conference-prioritas-pembangunan-jabar-2025-2026-genjot-infrastruktur-dan-layanan-dasar