Lotus Eletre Hybrid dengan Power 952 Tenaga Kuda Siap Diluncurkan 2026
Lotus mengajukan dokumen persetujuan resmi di China untuk SUV plug-in hybrid baru bernama Lotus For-Me. Kendaraan ini merupakan varian PHEV pertama dari SUV Eletre... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 07/12/25 14:38 63874
BEIJING - Lotus mengajukan dokumen persetujuan resmi di China untuk SUV plug-in hybrid baru bernama Lotus "For-Me". Kendaraan ini merupakan varian PHEV pertama dariSUV Eletre.Debut globalnya dijadwalkan pada Januari 2026, dengan penjualan diperkirakan akan dimulai pada kuartal pertama.
For-Me memiliki dimensi eksterior yang sama dengan Eletre listrik yang sudah ada, yaitu panjang 5.103 milimeter, lebar 2.019 milimeter, tinggi 1.636 milimeter, dan jarak sumbu roda 3.019 milimeter.
Berat kosongnya berkisar antara 3.055 kg hingga 3.080 kg. Eletre dilengkapi elemen aerodinamis aktif, termasuk spoiler belakang yang mampu menghasilkan downforce 90 kg dan koefisien hambatan minimum 0,26, yang diperkirakan akan ditiru oleh For Me.
SUV ini ditenagai mesin 2.0 liter turbocharged berdaya 205 kW (279 tenaga kuda), dipadukan dengan sistem motor hibrida-listrik yang belum diumumkan.
Laporan menunjukkan potensi output gabungan hingga 952 tenaga kuda, yang memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu sekitar tiga detik dan total jangkauan berkendara melebihi 1.000 km, meskipun angka-angka ini masih belum dikonfirmasi.
For-Me juga memperkenalkan sistem LiDAR yang dapat ditarik, yang kemungkinan memungkinkan peningkatan aerodinamika dan fungsi bantuan pengemudi.
Lotus mengalami penurunan penjualan global sebesar 40% dari Januari hingga September 2025, dengan penjualan 4.612 kendaraan, dengan Tiongkok menyumbang 46% dari total tersebut.
Menurut laporan sebelumnya, penurunan ini mencerminkan tarif, pengiriman bertahap model-model yang ditingkatkan, dan masa transisi bagi perusahaan.
Peluncuran PHEV menandai langkah kunci dalam peralihan strategis Lotus menuju kendaraan "Super Hybrid", yang mengintegrasikan mesin pembakaran internal dengan sistem hibrida plug-in di seluruh model seperti Eletre dan Emeya, sambil tetap mempertahankan produksi Emira yang bertenaga mesin pembakaran internal.
Lotus tetap mayoritas dimiliki oleh Geely Holding, yang mengakuisisi 51% saham pada tahun 2017; perusahaan Malaysia, Etika Automotive, memegang 49% sisanya.
Menurut laporan sebelumnya, Lotus PHEV akan menggunakan sistem tegangan tinggi 900V dan komponen powertrain dari Horse Powertrain, perusahaan patungan antara Geely, Renault, dan Aramco.
SUV ini diperkirakan akan menawarkan pilihan baterai 50 kWh atau 70 kWh.
(wbs)