2 Alat Peringatan Dini Erupsi Semeru Dikabarkan Rusak, Ini Kata BPBD

2 Alat Peringatan Dini Erupsi Semeru Dikabarkan Rusak, Ini Kata BPBD

Dua alat peringatan dini erupsi Semeru rusak, namun BPBD Lumajang memastikan sudah ditangani.

(Bisnis.Com) 02/12/25 15:53 58184

Bisnis.com, SURABAYA – Sebanyak dua alat early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini yang terpasang di sekitar kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, dikabarkan rusak setelah diterjang awan panas akibat erupsi bulan lalu.

Adapun, sebanyak dua EWS berupa sirine yang terdampak erupsi Semeru tersebut terpasang di Desa Sumberurip, Kecamatan Candipuro, serta Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho pun membenarkan mengenai ihwal atas informasi tersebut.

"Iya, benar [dua EWS di sekitar Gunung Semeru terdampak erupsi]," ucap Isnugroho saat dikonfirmasi awak media, Selasa (2/12/2025).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, Sultan Syafaat menjelaskan, ketika erupsi Semeru terjadi, dua alat EWS tersebut masih berfungsi secara normal dan dapat memberikan peringatan kepada warga.

"Pada saat kejadian [erupsi], EWS berfungsi, kan tidak ada korban jiwa kita karena EWS berfungsi," beber Sultan.

Sultan pun menyampaikan, saat ini dua alat EWS tersebut sudah ditangani oleh petugas terkait.

Ia menyebutkan kedua EWS itu juga tidak perlu diganti unitnya, dan hanya diperlukan pemrograman ulang.

"[EWS yang terdampak di] Ponkesdes dan SDN 02 Supiturang. Walaupun di sekitar SDN 02 nantinya tidak ada [warga] yang tinggal karena masuk KRB, tapi kan masyarakat tetap beraktivitas untuk kegiatan ekonomi di sana," tambahnya.

Selain dua EWS, terdapat delapan unit kamera pengaman (CCTV) dan satu Remote Processing Unit (RPU) di pos pantau Gunung Semeru yang terdampak erupsi. Namun, Sultan menegaskan bahwa seluruh peralatan tersebut juga telah diperbaiki.

"Butuh re-sistem saja, beberapa masih pada tempatnya, dan penambahan titik baru, sudah diusulkan ke BNPB. Terkait EWS dan CCTV ini kerjasama berbagai pihak, tidak hanya dari pemerintah, NGO juga, seperti UT, IOF, dan APJII," bebernya.

Kemudian, mengenai rencana usulan ke BNPB mengenai tambahan EWS pada titik-titik sentral di sekitar kawasan Gunung Semeru, Sultan menyatakan bahwa petugas terkait masih melakukan tahapan survei lebih lanjut di lapangan.

"Masih proses survey, [EWS] harus [terpasang di] lokasi strategis, yang bisa dimanfaatkan banyak pihak, masyarakat, wisatawan, dan lain-lain," pungkasnya.

#erupsi-semeru #alat-peringatan-dini #ews-rusak #bpbd-lumajang #sistem-peringatan-dini #sirine-erupsi #desa-sumberurip #desa-supiturang #awan-panas-semeru #pemrograman-ulang-ews #kamera-pengaman-semeru

https://surabaya.bisnis.com/read/20251202/531/1933462/2-alat-peringatan-dini-erupsi-semeru-dikabarkan-rusak-ini-kata-bpbd