Bank Mandiri (BMRI) Tawarkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I 2025 Senilai Rp5 Triliun
Bank Mandiri menawarkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I 2025 senilai Rp5 triliun untuk mendukung proyek lingkungan dan sosial, dengan jadwal pencatatan di BEI pada 22 Desember 2025.
(Bisnis.Com) 30/11/25 11:03 55398
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.
Merujuk prospektus ringkas yang diterbitkan media massa, Jumat (28/11/2025). Penawaran ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri dengan total target penghimpunan dana mencapai Rp200 triliun.
Bank Mandiri menyiapkan tiga seri obligasi dalam tahap pertama ini, yaitu Seri A dengan tenor 370 hari kalender, Seri B dengan tenor tiga tahun, dan Seri C dengan tenor 5 tahun. Tingkat bunga tetap untuk masing-masing seri akan ditentukan kemudian.
"Dalam rangka penerbitan obligasi keberlanjutan ini, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yaitu idAAA [triple A]," tulis prospektus singkat tersebut.
Bank Mandiri merinci rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini, setelah dikurangi biaya emisi, untuk membiayai atau membiayai kembali kegiatan dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan/atau Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).
Bank pelat merah ini berencana mengalokasikan sekitar 60% dana untuk KUBL pada kategori energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan, serta produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi.
Sementara sekitar 40% dana dialokasikan untuk KUBS pada kategori akses layanan esensial, penciptaan lapangan kerja, serta program yang dirancang untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran termasuk pembiayaan UMKM.
Obligasi ini diterbitkan tanpa jaminan khusus dan menjadi kewajiban langsung Bank Mandiri dengan skema pembayaran pokok dan bunga yang dilakukan secara pari passu dengan kewajiban lain. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 19 Maret 2026, sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan berlangsung pada 19 Desember 2025.
Bank Mandiri juga membuka peluang untuk melakukan pembelian kembali obligasi sebelum jatuh tempo, baik secara penuh maupun sebagian, sesuai ketentuan yang tercantum dalam prospektus.
Dalam penawaran ini, perseroan menunjuk BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Mega Capital Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi.
Indikasi jadwal :
- Masa Penawaran Awal : 28 November - 4 Desember 2025
- Tanggal Efektif : 11 Desember
- Masa Penawaran Umum : 15 - 16 Desember
- Tanggal Penjatahan : 17 Desember 2025
- Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 19 Desember 2025
- Tanggal Distribusi Obligasi Keberlanjutan Secara Elektronik : 19 Desember 2025
- Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 22 Desember 2025
-------------------
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#bank-mandiri #obligasi-berkelanjutan #obligasi-bank-mandiri #obligasi-2025 #obligasi-rp5-triliun #penawaran-umum-berkelanjutan #obligasi-seri-a #obligasi-seri-b #obligasi-seri-c #idaaa-pefindo #kegiat