BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Jateng Bisa Tembus 5% pada 2026
BI Memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah berada pada rentang 4,9-5,7% pada 2026 mendatang. Kolaborasi dan sinergi lintas sektor jadi kunci.
(Bisnis.Com) 29/11/25 13:15 54810
Bisnis.com, SEMARANG — Pertumbuhan ekonomiJawa Tengah yang berada dalam tren positif dan diproyeksikan masih akan berlanjut pada 2026. Pada kuartal III/2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dilaporkan mencapai 5,37% year on nyear (YoY) atau lebih tinggi dari angka nasional yaitu 5,04%.
"Perekonomian Jawa Tengah 2026 diproyeksikan tumbuh pada kisaran 4,9%-5,7% YoY dengan inflasi yang tetap terjaga. Jawa Tengah menyambut prospek positif ini dengan tetap mewaspadai sejumlah risiko global yang dapat memengaruhi stabilitas harga dan aktivitas produksi," kata Nita Rachmenia, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar di Kota Semarang pada Jumat (28/11/2025) malam.
Untuk mencapai rentang tersebut, Nita menyebut Jawa Tengah mesti mempertahankan kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Langkah tersebut menjadi penting sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi daerah seraya menjaga momentum pertumbuhan.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah daerah, otoritas terkait, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas dan mendorong produktivitas ekonomi regional. Nita menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan lewat pendalaman ekosistem digital, penguatan pembiayaan inklusif berkelanjutan, serta dukungan terdapat transformasi sektor-sektor strategis di Jawa Tengah.
Agus Prasutio, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah, memberikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan tersebut. "Penguatan UMKM, percepatan digitalisasi, dan pengendalian inflasi pangan secara end-to-end yang dilakukan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan ekonomi di Jawa Tengah bertujuan untuk mendorong perekonomian agar berdaya tahan tinggi, tumbuh lebih inklusif, dan hijau," ujarnya.
Terpisah, dalam PTBI 2025 yang digelar di Jakarta, Gubernur BI sempat menyebutkan sejumlah tantangan yang bakal dihadapi Indonesia pada 2026 mendatang. Gejolak geopolitik yang masih membayangi perekonomian global mesti direspon dengan konsistensi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor keuangan.
#pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-jawa-tengah #proyeksi-ekonomi #bi-jawa-tengah #inflasi-jawa-tengah #sinergi-lintas-sektor #ketahanan-ekonomi #produktivitas-ekonomi #ekosistem-digital #pembiayaan-inklusif