OJK: Premi Asuransi Unit-Linked Turun 17,57% per September 2025
Premi asuransi unit-linked turun 17,57% (YoY) hingga September 2025, mencapai Rp30,67 triliun. Masyarakat lebih memilih asuransi jiwa tradisional.
(Bisnis.Com) 27/11/25 09:27 52011
Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan kinerja produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atauunit-linkedpada kuartal III/2025.
Kepala Eksekutif PPDP OJK Ogi Prastomiyono mengemukakan total pendapatan premi lini usaha PAYDI pada Januari—September 2025 mencapai Rp30,67 triliun.
“Secarayear on year[YoY], angka ini turun 17,57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” tuturnya dalam lembar jawaban RDK Oktober 2025, Rabu (26/11/2025).
Sementara itu, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai dalam dua hingga tiga tahun terakhir terjadi pergeseran minat masyarakat terhadap produk asuransi jiwa.
Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menyebut saat ini masyarakat cenderung memilih produk asuransi jiwa tradisional untuk proteksi asuransinya, dibandingkan dengan unit-linked. Hal itu tercermin dari data AAJI yang mencatat kontribusi premi tradisional mencapai sekitar 63% terhadap total pendapatan premi.
“Sebagai perbandingan, di beberapa negara Asia yang penetrasi asuransinya sudah tinggi, porsi produk asuransi jiwa tradisional mereka juga relatif lebih besar mencapai 80%—90% dari total keseluruhan premi,” katanya kepadaBisnis, dikutip pada Rabu (19/11/2025).
Adapun secara keseluruhan, OJK mencatat premi asuransi komersial pada kuartal III/2025 mencapai Rp246,34 triliun atau tumbuh tipis 0,38% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.Premi asuransi komersial itu terdiri dari premi asuransi jiwa dan premi asuransi umum.
Untuk premi asuransi jiwa, terjadi kontraksi 2,06% (YoY) menjadi Rp132,85 triliun. Hal ini berbeda dengan premi asuransi umum dan reasuransi yang mengalami pertumbuhan.
“Dan premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh sebesar 3,38%[YoY]dengan nilai sebesar Rp113,49 triliun,” katanya dalam konferensi pers daring RDKB OJK Oktober 2025, Jumat (7/11/2025).
#ojk #premi-asuransi #unit-linked #asuransi-jiwa #asuransi-tradisional #premi-turun #investasi-asuransi #asuransi-komersial #premi-asuransi-jiwa #premi-asuransi-umum #pertumbuhan-premi #kontraksi-premi