Fragmentasi Global Kian Dalam, Asean+3 Harus Perkuat Resiliensi Kolektif

Fragmentasi Global Kian Dalam, Asean+3 Harus Perkuat Resiliensi Kolektif

Asean+3 harus memperkuat resiliensi kolektif menghadapi fragmentasi global dan perubahan ekonomi dengan meningkatkan integrasi, adaptasi, dan inovasi teknologi.

(Bisnis.Com) 25/11/25 10:49 49237

Bisnis.com, JAKARTA — Fragmentasi global yang semakin dalam dan perubahan struktural ekonomi dunia membuat negara-negara di kawasan Asean+3 harus memperkuat integrasi dan ketahanan kolektif agar mampu menyerap guncangan eksternal.

Sebagai informasi, Asean+3 merujuk pada kawasan yang mencakup negara-negara di kawasan Asia Tenggara serta China, Jepang, dan Korea Selatan.

CEO Asean+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) Yasuto Watanabe mengatakan dunia kini berada dalam fase transisi, sehingga belum memiliki tatanan baru yang stabil. Menurutnya, rekonstruksi rantai pasok, konsolidasi strategis dalam perdagangan, serta perebutan kepemimpinan teknologi menjadi tanda bahwa globalisasi tak lagi berjalan dalam pola lama.

Pada saat yang sama, sistem moneter dan keuangan mulai bergeser dengan meningkatnya diversifikasi mata uang, munculnya arsitektur pembayaran paralel, dan perubahan arah arus modal.

“Dunia tengah mengalami perubahan struktural. Fragmentasi terjadi, tetapi konektivitas global tetap sangat dalam. Modal terus bergerak melintasi negara, dan kebijakan ekonomi besar tetap berdampak ke pasar kita,” ujarnya dalam Asean+3 Economic Cooperation and Financial Stability Forum secara daring, Selasa (25/11/2025).

Dia menegaskan, Asean+3, yang menyumbang lebih dari 40% pertumbuhan PDB global, berada di pusat dinamika tersebut, sehingga keputusan kawasan mengenai integrasi dan kerja sama finansial akan berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Watanabe juga menyoroti perkembangan pesat pasar keuangan global yang didorong oleh intermediasi non-bank dan gelombang inovasi digital. Dia menuturkan, saat ini teknologi sedang merancang ulang tatanan industri keuangan.

Menurutnya, perkembangan ini membawa peluang dan risiko bagi Asean+3. Oleh karena itu, menurutnya kawasan Asean+3 harus memanfaatkan inovasi dengan optimal sekaligus memperkuat kerangka yang menjaga stabilitas sistem keuangan.

Lebih jauh, dia menegaskan resiliensi kawasan tidak dapat dibangun melalui isolasi, melainkan melalui adaptasi, diversifikasi, dan peningkatan kapasitas menghadapi guncangan eksternal.

Untuk itu, dia mendorong kawasan Asean+3 untuk mempercepat investasi infrastruktur digital dan pembayaran, memperdalam kerja sama keuangan, serta memperkuat institusi yang menopang tindakan kolektif.

“AMRO berkomitmen penuh mendukung tujuan ini melalui peningkatan fungsi pemantauan, perluasan bantuan teknis, dan penguatan jaring pengaman keuangan regional,” ujar Watanabe.

#asean-3 #fragmentasi-global #resiliensi-kolektif #integrasi-ekonomi #ketahanan-ekonomi #rantai-pasok #konsolidasi-strategis #kepemimpinan-teknologi #sistem-moneter #arsitektur-pembayaran #arus-modal #n-a

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251125/620/1931459/fragmentasi-global-kian-dalam-asean3-harus-perkuat-resiliensi-kolektif