Otorita Kantongi Komitmen Investasi KPBU di IKN Rp158,73 triliun

Otorita Kantongi Komitmen Investasi KPBU di IKN Rp158,73 triliun

OIKN mengantongi komitmen investasi KPBU Rp158,73 triliun dari 17 proyek di IKN Nusantara, mencakup sektor hunian, jalan, dan MUT.

(Bisnis.Com) 24/11/25 18:08 48459

Bisnis.com, JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkap telah mengantongi komitmen investasi Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mencapai Rp158,73 triliun.

Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa komitmen investasi tersebut datang dari 17 calon pemrakarsa proyek KPBU.

"Per-10 November 2025, terdapat 17 calon pemrakarsa KPBU dengan estimasi investasi mencapai Rp158,73 triliun," kata Basuki dalam keterangan resmi, dikutip Senin (24/11/2025).

Komitmen investasi KPBU tersebut dilaporkan mencakup sektor hunian, jalan, hingga Multi Utility Tunnel (MUT).

Selain itu, sebanyak 50 investor swasta dan lembaga juga telah menandatangani kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, komersial, perbankan, hingga residensial dengan nilai investasi sekitar Rp66 triliun.

Basuki menegaskan komitmen pemerintah pusat melalui terbitnya Perpres 79/2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah 2025 diklaim membawa sentimen positif terhadap iklim investasi di IKN.

“Perpres 79/2025 menambah percaya diri kami bahwa IKN pasti akan berlanjut. Ditambah lagi Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui anggaran pembangunan IKN periode 2025–2029 sebesar Rp48,8 triliun,” ujar Basuki.

Untuk diketahui sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menetapkan pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dijadikan sebagai Ibu Kota Politik Indonesia yang dibidik mulai beroperasi pada 2028.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 yang telah diundangkan.

"Perencanaan dan pembangunan kawasan, serta pemindahan ke Ibu Kota Nusantara dilaksanakan sebagai upaya mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara menjadi ibu kota politik di tahun 2028," bunyi beleid tersebut, dikutip Jumat (19/9/2025).

Mewujudkan hal itu, Prabowo juga merinci rencana pembangunan ke depan. Pertama, Pemerintah akan memprioritaskan pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dengan total luas mencapai 800 hingga 850 hektare.

Kedua, pemerintah menetapkan pembangunan gedung atau perkantoran di Ibu Kota Nusantara dicanangkan hanya 20% dari total lahan tersedia. Ketiga, persentase pembangunan hunian/rumah tangga yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara mencapai 50% dari lahan tersedia.

Keempat, cakupan ketersediaan sarana prasarana dasar kawasan Ibu Kota Nusantara mencapai 50%, dan Kelima indeks aksesibilitas dan konektivitas kawasan lbu Kota Nusantara ditetapkan menjadi 0,74.

#investasi-ikn #kpbu-ikn #komitmen-investasi #oikn-investasi #proyek-kpbu #sektor-strategis-ikn #investasi-sektor-hunian #investasi-sektor-jalan #multi-utility-tunnel #perpres-79-2025 #prabowo-subianto

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251124/45/1931273/otorita-kantongi-komitmen-investasi-kpbu-di-ikn-rp15873-triliun