Wall Street Ditutup Lesu jelang Rilis Kinerja Nvidia

Wall Street Ditutup Lesu jelang Rilis Kinerja Nvidia

Wall Street melemah jelang rilis kinerja Nvidia yang dinilai akan menguji reli saham AI. Dow Jones turun 0,60%, S&P 500 turun 0,26%, Nasdaq turun 0,52%.

(Bisnis.Com) 19/11/25 05:18 42719

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada Selasa (18/11/2025) waktu setempat, tertekan aksi jual menjelang rilis kinerja Nvidia yang dinilai bakal menguji reli saham berbasis AI di tengah kekhawatiran valuasi tinggi.

Melansir Reuters pada Rabu (19/11/2025), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 275,63 poin atau 0,60% ke level 46.312,97. S&P 500 turun 17,34 poin atau 0,26% ke 6.654,97, sementara Nasdaq Composite terkoreksi 118,18 poin atau 0,52% menuju 22.589,89.

Ketiga indeks utama sempat memangkas pelemahan pada awal sesi siang, tetapi tetap berada di zona merah. Indeks S&P 500 tercatat menuju penurunan harian keempat berturut-turut, dengan total koreksi sekitar 2,8% sejak 12 November.

Di sisi lain, harga minyak, Bitcoin, dan emas kompak menguat, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah seiring merosotnya selera risiko investor.

Hasil kinerja kuartalan Nvidia, yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat, menjadi sorotan utama pelaku pasar. Investor mencari sinyal apakah dominasi Nvidia—motor penggerak reli pasar berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)—masih berlanjut, atau justru euforia teknologi tersebut mulai membentuk gelembung (bubble).

Dari sisi emiten lain, Home Depot memproyeksikan penurunan laba tahunan yang lebih dalam dari perkiraan, memicu kekhawatiran baru terkait pasar perumahan dan daya beli konsumen Amerika Serikat.

CEO Horizon Investment Services, Chuck Carlson, mengatakan bahwa Investor merasakan nada pasar mulai berubah. Mereka enggan terlalu agresif pada saham teknologi jika ternyata Nvidia tidak mampu memenuhi ekspektasi besar pasar.

“Kita sudah mendekati akhir tahun yang cukup baik, terutama bagi investor teknologi, dan kini mulai terlihat aksi ambil untung. Investor ingin memastikan keuntungan mereka terlindungi," tambah Carlson.

Sementara itu, sejumlah indikator ekonomi resmi yang sempat tertunda selama penutupan pemerintahan AS (government shutdown) terpanjang dalam sejarah mulai dirilis. Laporan Departemen Perdagangan menunjukkan pesanan baru produk manufaktur untuk Agustus naik 1,4% sesuai proyeksi.

“Sulit memberikan bobot terlalu besar pada data yang sudah berumur tiga hingga empat bulan. Kita memasuki akhir tahun yang solid, dan dengan data yang saling bertentangan seperti ini, tidak ada salahnya mengamankan sebagian posisi sampai kondisi lebih jelas,” pungkasnya.

#wall-street #bursa-saham #saham-amerika #nvidia-kinerja #indeks-dow-jones #s-amp-p-500 #nasdaq-composite #harga-minyak #bitcoin-menguat #emas-menguat #obligasi-pemerintah #investor-nvidia #saham-tekno

https://market.bisnis.com/read/20251119/7/1929917/wall-street-ditutup-lesu-jelang-rilis-kinerja-nvidia