Indeks Keyakinan Konsumen September 2025 Kembali Naik usai 2 Bulan Menyusut

Indeks Keyakinan Konsumen September 2025 Kembali Naik usai 2 Bulan Menyusut

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia naik 6,2 bps ke 121,2 pada Oktober 2025, mengakhiri penurunan dua bulan.

(Bisnis.Com) 10/11/25 15:09 33857

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bank Indonesia menunjukkan kenaikan 6,2 basis poin (bps), dari 115 pada September 2025 menjadi 121,2 pada Oktober 2025. Kenaikan ini mengakhiri penyusutan IKK yang terjadi dalam dua bulan sebelumnya secara beruntun.

Sebagai informasi, IKK menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap masa depan. IKK merupakan indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan konsumsi dan tabungan rumah tangga.

IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada September 2025 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.

"Survei Konsumen Bank Indonesia pada Oktober 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).

Berdasarkan kelompok pengeluaran, IKK Oktober 2025 meningkat untuk seluruh kelompok. IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran >Rp5 juta (125,3), diikuti oleh responden pengeluaran Rp4,1-5 juta (120,4).

Berdasarkan kelompok usia, IKK juga meningkat pada seluruh kelompok usia, dengan optimisme tertinggi pada kelompok usia 20-30 tahun (125). Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di mayoritas kota yang disurvei, terutama di Medan, Pontianak, dan Padang.

Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa perkembangan keyakinan konsumen pada Oktober 2025 ditopang oleh kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

IKE tercatat sebesar 109,1 atau lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 102,7. Begitu juga IEK yang berada di level 133,4, turun dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 127,2.

Jika dirincikan lagi maka kenaikan IKE disebabkan oleh indeks pembelian barang tahan lama yang meningkat 4,3 bps (dari 103,2 ke 107,5), indeks penghasilan saat ini melonjak 4,2 bps (dari 112,9 ke 117,1) dan indeks ketersediaan lapangan kerja yang tumbuh 10,6 bps (dari 92 ke 102,6)

Sebagai catatan, indeks ketersediaan lapangan kerja menjadi komponen yang paling tinggi kenaikannya. Padahal dalam lima bulan sebelumnya, indeks ketersediaan lapangan kerja selama berada di zona pesimis (di bawah nilai acuan 100).

Sementara kenaikan IEK dipengaruhi oleh peningkatan indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 8,9 bps (dari 123,1 ke 132), indeks ekspektasi penghasilan 4,1 bps (dari 134,3 ke 138,4), dan indeks ekspektasi kegiatan usaha 3,6 bps (124,2 ke 129,6).

Klaim Menkeu Purbaya

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kepercayaan masyarakat akan prospek ekonomi Indonesia akan terus membaik, terutama usai dirinya dilantik menjadi bendahara negara pada awal September lalu.

Purbaya mengakui bahwa kepercayaan masyarakat memang sempat turun drastis pada September 2025 atau usai aksi demonstrasi besar-besaran di kota-kota besar di Indonesia.

Dia menunjukkan bahwa Indeks Kepercayaan Konsumen kepada Pemerintah (IKKP) milik Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sempat berada di level 101,5 pada September 2025 (turun drastis dari 117,3 pada bulan sebelumnya). Kendati demikian, IKKP kembali meningkat menjadi 113,3 pada Oktober 2025.

Sejalan, survei LPS juga menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sempat berada di level 90,5 pada September 2025. Indeks itu kembali naik ke 96,5 pada Oktober 2025.

"[IKK] menuju ke arah positif, ke arah 100 lagi. Jadi sudah baik. Daya belinya membaik dan sentimen ke pemerintahan, ke Pak Presiden Prabowo, juga sudah baik," ujar Purbaya, Senin (27/10/2025).

Oleh sebab itu, sambungnya, ke depan pemerintah hanya akan fokus menjalankan program-program akselerasi pertumbuhan ekonomi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, mantan ketua dewan komisioner LPS itu juga tak menampik bahwa gaya komunikasinya sempat menjadi sorotan karena terkesan blak-blakan, seperti ketika meminta kementerian/lembaga lain mempercepat belanjanya. Hanya saja, dia menggarisbawahi akselerasi belanja pemerintah pada kuartal IV/2025 hanya arahan Prabowo.

"Sepertinya saya koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah, itu juga atas perintah Bapak Presiden. Jadi saya enggak berani gerak sendiri. Jangan menganggap saya koboi, saya hanya perpanjangan tangan Bapak Presiden," kata Purbaya.

#keyakinan-konsumen #indeks-keyakinan-konsumen #kenaikan-indeks-keyakinan #ekonomi-indonesia #survei-konsumen #bank-indonesia #ekspektasi-konsumen #kondisi-ekonomi #indeks-ekspektasi-konsumen #indeks-k

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251110/9/1927589/indeks-keyakinan-konsumen-september-2025-kembali-naik-usai-2-bulan-menyusut