Industri Multifinance Cetak Laba Rp16,14 Triliun per September 2025

Industri Multifinance Cetak Laba Rp16,14 Triliun per September 2025

OJK melaporkan industri multifinance cetak laba Rp16,14 triliun pada September 2025. Pertumbuhan didorong peningkatan pendapatan pembiayaan.

(Bisnis.Com) 10/11/25 10:45 33510

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan laba industri perusahaan pembiayaan alias multifinance pada kuartal III/2025 mencapai Rp16,14 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyebut nilai itu tumbuh 10,54% bila dibandingkan dengan Agustus 2025. Dengan data ini, artinya laba industri multifinance per Agustus 2025 sebesar Rp14,60 triliun.

“Mengenai laba industri perusahaan pembiayaan, di periode September 2025 tumbuh 10,54%month-to-monthmenjadi sebesar Rp16,14 triliun. Jadi [pertumbuhannya] tetapdoubledigit,” ucapnya dalam RDK OJK September 2025, Jumat (7/11/2025).

Agusman meneruskan, pertumbuhan laba tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan pembiayaan. Akan tetapi, dia tak merincikan pembiayaan apa yang paling memengaruhinya.

Menilik statistik OJK, laba multifinance sejak Januari 2025 hingga Juni 2025 konsisten mengalami pertumbuhan. Pada Juni 2025 laba bersih setelah pajak industri menyentuh Rp11,01 triliun, tumbuh tipis 0,81 secara tahunan atauyear-on-year(YoY).

Lebih lanjut, Agusman berpendapat ramainya promo menjelang akhir tahun dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan di industri multifinance.

“Di September 2025 ini, penyaluran piutang pembiayaan yang terafiliasi dengan agen tunggal pemegang merek [ATPM] meningkat 6,80%year-on-year, menjadi sebesar Rp228,52 triliun, jadi cukup besar,” sebutnya.

Lebih jauh, Agusman berujar secara keseluruhan penyaluran pembiayaan di sektor PVML pada September 2025 ini tumbuh 5,06% YoY menjadi Rp973,78 triliun. Dari total tersebut, industri multifinance telah menyalurkan kredit mencapai Rp507,14 triliun.

“Sektor PVML ini diperkirakan akan tetap tumbuh positif hingga akhir tahun, meski dihadapkan oleh berbagai tantangan antara lain dinamika perekonomian,” tuturnya.

Sebagai informasi, kredit multifinance yang mencapai Rp507,14 triliun per September 2025 itu tumbuh sebesar 1,07% YoY, dengan didukung oleh pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 10,61%YoY.

Kemudian, untuk pembiayaan bermasalah (NPF) gross perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,47%, sedangkan NPF net sebesar 0,84%. Adapun, gearingratio-nya sebesar 2,17 kali.

#multifinance-laba #industri-multifinance #laba-perusahaan-pembiayaan #ojk-multifinance #pertumbuhan-laba-multifinance #pendapatan-pembiayaan #statistik-ojk-multifinance #promo-akhir-tahun-multifinance

https://finansial.bisnis.com/read/20251110/89/1927491/industri-multifinance-cetak-laba-rp1614-triliun-per-september-2025