Pembajakan Film Indonesia, Bisa Rugikan Rp25 Triliun Per Tahun

Pembajakan Film Indonesia, Bisa Rugikan Rp25 Triliun Per Tahun

Pembajakan film Indonesia merugikan industri hingga Rp25 triliun per tahun, menghambat pertumbuhan dan mengancam film baru. Dukungan pemerintah diperlukan.

(Bisnis.Com) 06/11/25 19:25 30211

Bisnis.com, JAKARTA - Para pelaku industri perfilman mencurahkan berbagai kendala yang ada di industri, salah satumya pembajakan yang masih marak, termasuk pada film-film Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI) Hermawan Susanto mengungkapkan bahwa saat ini pembajakan masih menjadi masalah besar yang dihadapi industri perfilman di Indonesia, yang menghambatnya untuk berkembang.

Dia mengungkapkan berdasarkan studi yang dibuat oleh akademisi dari Universitas Pelita Harapan (UPH), bahwa ada kerugian antara Rp25 triliun hingga Rp30 triliun dari usaha video streaming karena pembajakan film nasional.

"Ini besar sekali, waktu zaman dulu itu pembajakan masih pakai CD hitungannya ada kerugiannya adalah Rp5 triliun pertahun jadi dari 2017 ke 2020 karena besarnya dan cepatnya dan dari Rp5 triliun sekarang menjadi Rp25 triliun," ungkapnya dalam Rapat Kerja Komisi 7 DPR RI di Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Riset tersebut menyatakan bahwa kerugian juga terjadi karena dalam sekali menonton film, bisa ada rata-rata 2,3 orang yang menonton film bajakan itu sekaligus.

Film Indonesia Bobol

Pembajakan juga berpengaruh pada film Indonesia, yang baru tayang sekalipun.

Hermawan mengungkap, saat mengecek film Pangku yang baru tayang hari ini di bioskop, ternyata film tersebut sudah ada di YouTube dengan jumlah penonton sudah mencapai 10 ribu orang.

Selain itu di platform Telegram ada gua grup menonton film bajakan Pangku, dengan masing-masing sudah mencapai 28.000 dan 21.000 penonton.

"Nah pembajakan film ini menurut kami seperti bendungan, sudah diisi air banyak tapi banyak bocor, sehingga air yang mengalir sampai ke sawah itu tidak cukup untuk membuat sawahnya berkembang, ini analoginya," ujarnya.

Mewakili Avisi dan industri perfilman, Hermawan berharap ada bantuan dari pemerintah agagr kebocoran-kebocoran di "bendungan" tersebut bisa kurangi sehingga industri perfilman bisa berkembang dan bisa bertambah besar.

"Saya yakin karena dari data ini mengatakan juga Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduknya banyak dan menjadi pasar yang terbesar untuk film nasional dan bahkan ASEAN," tambahnya.

#pembajakan-film #pembajakan-film-indonesia #kerugian-pembajakan-film #industri-perfilman-indonesia #pembajakan-video-streaming #kerugian-video-streaming #film-indonesia-bajakan #pembajakan-film-nasion

https://lifestyle.bisnis.com/read/20251106/254/1926804/pembajakan-film-indonesia-bisa-rugikan-rp25-triliun-per-tahun