Uni Eropa Cari Jalan Tengah dengan China soal Ekspor Logam Tanah Jarang

Uni Eropa Cari Jalan Tengah dengan China soal Ekspor Logam Tanah Jarang

Uni Eropa dan China membentuk saluran komunikasi untuk memperlancar ekspor logam tanah jarang, penting bagi industri Eropa, di tengah kontrol ketat Beijing.

(Bisnis.Com) 06/11/25 05:47 29098

Bisnis.com, JAKARTA — Uni Eropa (UE) membentuk saluran komunikasi khusus dengan China untuk memastikan kelancaran pasokan logam tanah jarang yang krusial bagi industri Eropa di tengah ketatnya kontrol ekspor Beijing.

Melansir Reuters pada Kamis (6/11/2025), Komisioner Perdagangan UE Maros Sefcovic mengatakan telah beberapa kali berdiskusi langsung dengan Menteri Perdagangan China Wang Wentao terkait hal tersebut.

Dia menekankan bahwa proses ekspor yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap sektor produksi dan manufaktur di Eropa.

“Kami bersepakat untuk memprioritaskan permohonan dari perusahaan-perusahaan Eropa,” ujarnya saat menghadiri Forum Bisnis GCC–UE 2025 di Kuwait.

Melalui saluran khusus tersebut, pejabat dari kedua pihak bekerja sama untuk meninjau dan mempercepat penerbitan izin ekspor logam tanah jarang.

Menurut Sefcovic, sejak pembatasan ekspor diberlakukan oleh Beijing, sekitar 2.000 aplikasi telah diajukan oleh perusahaan Eropa ke otoritas China, dan lebih dari separuhnya telah disetujui. Dia menambahkan bahwa Brussels terus mendesak China agar mempercepat proses untuk sisa permohonan yang belum disetujui.

Di saat bersamaan, UE juga tengah berupaya mendiversifikasi sumber pasokan dengan mengembangkan proyek produksi logam tanah jarang dan magnet di dalam negeri, termasuk di Estonia.

Langkah ini diambil setelah China memperketat ekspor logam tanah jarang awal tahun ini, yang sempat memicu kekhawatiran di Eropa terkait potensi gangguan terhadap rantai pasok kendaraan listrik, turbin angin, dan teknologi berbasis magnet permanen.

Sejumlah kesepakatan antara Eropa dan Amerika Serikat belakangan membantu meredakan krisis pasokan tersebut. Namun demikian, UE, AS, dan mitra lain kini berlomba membangun rantai pasok alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap China.

Pada Selasa (5/11/2025), Komisi Eropa juga mengonfirmasi bahwa pejabat UE dan China telah membahas penerapan izin ekspor umum (general licenses) guna mempermudah pengiriman logam tanah jarang—serupa dengan kesepakatan yang sebelumnya telah dicapai antara Beijing dan Washington.

#uni-eropa #china #logam-tanah-jarang #ekspor-logam #pasokan-logam #kontrol-ekspor #industri-eropa #perdagangan-ue #menteri-perdagangan-china #izin-ekspor #diversifikasi-pasokan #produksi-logam #rantai

https://kabar24.bisnis.com/read/20251106/19/1926554/uni-eropa-cari-jalan-tengah-dengan-china-soal-ekspor-logam-tanah-jarang