Belanja pemerintah dan konsumsi domestik kunci pertumbuhan ekonomi

Belanja pemerintah dan konsumsi domestik kunci pertumbuhan ekonomi

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan belanja pemerintah dan konsumsi domestik menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal ...

(Antara) 05/11/25 15:03 28497

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan belanja pemerintah dan konsumsi domestik menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat.

"Jadi kalau mau didorong lebih besar lagi berarti kan harus ada tambahan ini. Saya melihat tambahan ini yang memang dari dua sisi yakni belanja pemerintah (government spending) yang didorong, dan konsumsi domestik (domestic consumption) lebih di daya belinya," kata Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani setelah menghadiri acara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Rabu.

Shinta mengatakan bahwa dari sisi permintaan (demand) ini yang mungkin bisa untuk mengejar pertumbuhan ekonomi lebih cepat pada kuartal keempat.

Menurut dia, momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat dapat lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Pemerintah sudah mengeluarkan paket stimulus ekonomi 8+4+5. Itu sepenuhnya tidak hanya dari sisi supply (penawaran) juga sisi demand (permintaan). Ini bisa membantu untuk mendorong," katanya.

Karena pada akhirnya, lanjut dia, yang penting itu ada di daya beli, sehingga hal ini perlu ada dukungan.

"Kalau kita lihat dari segi kebanyakan mesti melihat pencapaian dari segi belanja pemerintahnya yang mau dipercepat, itu juga diharapkan bisa membantu. Domestik rumah tangga itu kunci. Ini yang diberikan insentif-insentif supaya keluar akhirnya," kata Shinta.

Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.

Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.

Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.

Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

#apindo #belanja-pemerintah #konsumsi-domestik #pertumbuhan-ekonomi

https://www.antaranews.com/berita/5221421/belanja-pemerintah-dan-konsumsi-domestik-kunci-pertumbuhan-ekonomi