Yusril Dorong Khatib Salat Jumat Bawa Materi Khotbah soal Judi Online

Yusril Dorong Khatib Salat Jumat Bawa Materi Khotbah soal Judi Online

Yusril Ihza Mahendra mendorong khatib Salat Jumat membahas dampak negatif judi online (judol) dalam khotbah untuk menekan praktik tersebut di Indonesia.

(Bisnis.Com) 05/11/25 09:19 27932

Bisnis.com, JAKARTA — Menko Hukum HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta agar tokoh agama bisa ikut terlibat dalam menekan praktik judi online (judol) di Indonesia.

Yusril menceritakan pengalamannya saat beribadah Salat Jumat. Namun, berdasarkan pengalamannya itu, dirinya tidak pernah mendengarkan khatib membawa materi terkait judi online saat khotbah.

"Setiap minggu sembahyang yang Jumat dengarkan khotib itu 5 tahun terakhirnya saya gak pernah mendengar ada khotib itu membahas masalah judi online," ujar Yusril di kantor PPATK, Selasa (4/11/2025).

Ia mengemukakan, khotib Jumat lebih banyak membahas terkait dengan materi keagamaaan tanpa membahas persoalan di masyarakat seperti judi online.

"Yang dibicarakan masalah neraka jahanam terus-terusan tapi lupa membahas masalah yang real dihadapi oleh masyarakat kita ini terkait dengan masalah perjudian online, masalah narkoba, masalah real yang dihadapi," imbuhnya.

Berkaitan dengan hal ini, Yusril menyarankan agar para khatib bisa membawa materi terkait dengan dampak atau mengampanyekan hal negatif terkait praktik judi online.

Sebab, menurut Yusril, pemberantasan judi online di Indonesia bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Namun juga tanggung jawab tokoh agama, orang tua hingga guru.

"Jangan kita bicara akhirat surga neraka terus. Di dunia ini kejahatan-kejahatan seperti ini harus kita tanggulangi bersama dan ini tanggung jawab sosial, tidak saja tanggung jawab negara tapi juga tanggung jawab dari tokoh-tokoh agama, orang tua, para guru dan sebagainya," pungkasnya.

Sekadar informasi, PPATK mengungkap bahwa transaksi keuangan judi online mencapai Rp155 triliun hingga Oktober 2025. Tercatat, pemain judi online ini rata-rata memiliki penghasilan Rp5 juta ke bawah.

Jumlah itu menyusut dibandingkan dengan transaksi judi online sepanjang tahun 2024 yang mencapai Rp359 triliun.

#judi-online #khatib-salat-jumat #materi-khotbah #tokoh-agama #dampak-judi-online #pemberantasan-judi-online #tanggung-jawab-sosial #transaksi-judi-online #kejahatan-judi-online #peran-tokoh-agama #mas

https://kabar24.bisnis.com/read/20251105/15/1926224/yusril-dorong-khatib-salat-jumat-bawa-materi-khotbah-soal-judi-online