Pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru Belum Selesai, Berlanjut pada 2027
Stasiun Tanah Abang Baru diresmikan, namun pembangunan berlanjut hingga 2027 untuk menambah fasilitas ramah disabilitas dan meningkatkan layanan KRL.
(Bisnis.Com) 05/11/25 07:43 27805
Bisnis.com, JAKARTA — Stasiun Tanah Abang Baru yang telah Presiden Prabowo Subianto resmikan pada hari ini, Selasa (4/11/2025), nyatanya masih akan dilakukan pembangunan lebih lanjut.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menuturkan bahwa pembangunan lanjutan di stasiun baru tersebut akan dilakukan pada 2027 mendatang.
”Pada tahun 2027, rencananya akan dilakukan pembangunan lanjutan berupa penambahan lift, pelebaran peron 3 dan 4 untuk memudahkan penumpang disabilitas,” tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/11/2025).
Nantinya, fasilitas dan pelayanan di Stasiun Tanah Abang Baru juga dikembangkan untuk lebih ramah disabilitas. Terdapat kemudahan akses yang menjadi upaya pemerintah menghadirkan transportasi umum yang inklusif.
Saat ini, Stasiun Tanah Abang Baru memiliki empat peron dan enam jalur—saat ini aktif hanya 5 jalur. Setiap peronnya mampu melayani satu rangkaian kereta api dengan stanfromasi (SF) 12 alias 12 gerbong.
Peron 1, khusus keberangkatan tujuan Duri/Angke/Kampung Bandan via Pasar Senen pada jalur 1. Peron 2 khusus keberangkatan tujuan Bekasi/Cikarang via Manggarai di jalur 2.
Kemudian Peron 3 jalur 3 khusus kedatangan dari Rangkasbitung. Penumpang yang transit dan menuju Sudirman/Bekasi/Cikarang dapat langsung menuju jalur 2, tanpa perlu berpindah melalui tangga/eskalator/lift.
Peron 4 diperuntukkan untuk KRL dengan Keberangkatan menuju Rangkasbitung di jalur 5 dan 6. Sementara jalur 4, saat ini belum aktif digunakan dan sementara untuk melayani perjalanan KA barang yang melintas secara langsung.
Selain penambahan fasilitas di area stasiun, Dudy juga menyebutkan bahwa akan dilakukan peningkatan headway lintas Tanah Abang–Serpong–Rangkasbitung dari sebelumnya 10 menit menjadi 4–6 menit.
Peningkatan headway tersebut sejalan dengan peningkatan persinyalan untuk KRL lintas Rangkasbitung.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI pun telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Rencana Kerja Sama Elektrifikasi Jalur Kereta Api dengan PT PLN (Persero), pada Senin (20/10/2025).
Untuk diketahui, elektrifikasi jalur kereta api merupakan prioritas dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) 2025–2030. Elektrifikasi mampu meningkatkan efisiensi operasional, menghemat energi, dan memperkuat daya saing industri perkeretaapian dalam negeri.
Dudy berharap perluasan elektrifikasi jalur kereta dalam waktu dekat dapat menjangkau tiga titik, meliputi jalur kereta api Padalarang-Cicalengka, jalur Cikarang - Cikampek dan peningkatan persinyalan untuk Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line jalur Rangkasbitung.
#stasiun-tanah-abang #pembangunan-stasiun #stasiun-baru #tanah-abang-2027 #fasilitas-disabilitas #peron-tanah-abang #jalur-kereta-api #peningkatan-headway #elektrifikasi-kereta-api #kereta-api-indonesi