Sederet Jurus Purbaya Genjot Ekonomi Kuartal IV/2025, Yakin Manjur?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengandalkan penempatan dana pemerintah di bank BUMN dan bantuan sosial untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,5% di kuartal IV/2025.
(Bisnis.Com) 04/11/25 09:09 26500
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memiliki sejumlah strategi untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 di angka 5,5%.
Hanya saja, strategi yang dipaparkan oleh Purbaya tidak banyak berubah dengan pertama kali dia menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan. Dia misalnya, lagi-lagi menyebut tentang penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke lima bank BUMN.
Purbaya bahkan memastikan akan terus memonitor terus uang di sistem perbankan itu. Jika dirasa kurang maka Kementerian Keuangan akan menambah dana pemerintah ke sistem perbankan lagi.
"Tahun depannya dorong lebih cepat lagi dan memastikan sektor riil memberi kontribusi lebih signifikan ke perekonomian," ungkap Purbaya.
Selain itu, sambungnya, pemerintah memberi bantuan sosial tambahan untuk menjaga daya beli dan menopang pertumbuhan. Dia menjelaskan pemerintah memberikan bantuan langsung tunai sementara sebesar sebesar Rp900.000 selama tiga bulan dengan target 35,05 juta keluarga penerima manfaat (desil 1—4) dengan alokasi Rp31,5 triliun.
"Orang pikir saya baik, [bukan], itu uang enggak kepakai, daripada enggak kepakai, kita bagi ke masyarakat aja supaya ekonominya jalan," katanya.
Kemudian, ada diskon transportasi selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan alokasi sekitar Rp180 miliar dan program magang lulusan baru perguruan tinggi dengan kuota 100 ribu peserta (uang saku sesuai upah minimum kota/kabupaten, alokasi Rp1,37 triliun).
"Target kita adalah triwulan ke IV ini ekonomi bisa tumbuh di atas 5,5%. Kata Pak Presiden kalau di atas 5,5%, saya dikasih hadiah, cuma enggak tahu hadiahnya apa. Kalau dikasih jalan-jalan, kita jalan-jalan Pak," ujar Purbaya.
Kompak dengan Bank Indonesia
Adapun Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan bahwa bank sentral memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2025 dan kuartal IV/2025 akan lebih tinggi pada kuartal II/2025. Sebelumnya, pada tiga bulan kedua 2025 itu ekonomi tumbuh 5,12% (yoy).
Menurut Perry, pertumbuhan ekonomi akhir 2025 masih akan didorong oleh kinerja ekspor serta berbagai kebijakan otoritas fiskal-moneter yang mendorong pembiayaan proyek prioritas pemerintah.
Gubernur BI dua periode itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 berada di atas titik tengah 4,7% sampai dengan 5,5%.
"Kisaran Bank Indonesia [pertumbuhan ekonomi] 4,7% sampai dengan 5,5% untuk keseluruhan tahun 2025. Kami perkirakan akan sedikit lebih tinggi di atas titik tengahnya. Jadi kawan-kawan bisa menghitunglah seperti itu," tutur Perry pada kesempatan yang sama.
#ekonomi-kuartal-iv-2025 #strategi-pertumbuhan-ekonomi #purbaya-yudhi-sadewa #dana-pemerintah-bank-bumn #sektor-riil-kontribusi-ekonomi #bantuan-sosial-tambahan #daya-beli-masyarakat #diskon-transporta