Negosiasi AS-Iran Belum Jelas, Harga Minyak Dunia Masih Berfluktuasi

Negosiasi AS-Iran Belum Jelas, Harga Minyak Dunia Masih Berfluktuasi

Harga minyak dunia diperkirakan mencatat penurunan bulanan sekitar 20 persen di tengah ketidakpastian rencana perundingan AS-Iran di Doha

(Kompas.com) 01/07/26 07:16 264524

KOMPAS.com - Harga minyak dunia bergerak fluktuatif pada Selasa (30/6/2026), di tengah perhatian pelaku pasar terhadap kemungkinan dimulainya kembali perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Doha, Qatar.

Meski sempat menguat tipis, harga minyak diperkirakan tetap menutup Juni dengan penurunan tajam.

Dilansir dari CNBC, Rabu (1/7/2026), pasar energi masih mencermati perkembangan diplomasi antara Washington dan Teheran yang dinilai akan memengaruhi prospek pasokan minyak global.

Kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,2 persen menjadi 72,99 dollar AS per barrel. Secara bulanan, kontrak tersebut turun sekitar 19 dollar AS atau 20 persen dibandingkan penutupan pada 29 Mei.

Sementara itu, kontrak minyak Brent untuk pengiriman September melemah 0,7 persen menjadi 73,36 dollar AS per barrel.

Adapun minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Agustus terkoreksi 1,3 persen ke level 69,80 dollar AS per barel.

Kontrak ini diperkirakan turun sekitar 16 dollar AS atau 19 persen dibandingkan akhir bulan lalu.

Pasar Tunggu Kepastian Perundingan AS-Iran

Pergerakan harga minyak dunia dipengaruhi ketidakpastian mengenai rencana pertemuan antara AS dan Iran di Doha.

Presiden AS, Donald Trump pada Senin (29/6/2026) menyatakan melalui media sosial bahwa pembicaraan kedua negara akan berlangsung di ibu kota Qatar pada Selasa (30/6/2026).

Trump mengklaim Teheran telah "meminta pertemuan" setelah kedua negara saling melancarkan serangan pada akhir pekan lalu.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya jadwal perundingan dalam beberapa hari ke depan.

Pihak Iran juga menegaskan bahwa kunjungan delegasi teknis negara itu ke Qatar pekan ini tidak berkaitan dengan kedatangan pejabat AS.

Di sisi lain, utusan khusus AS Jared Kushner dan Steve Witkoff telah tiba di Doha pada Selasa.

Juru bicara pemerintah Qatar mengatakan keduanya dijadwalkan bertemu para mediator, bukan melakukan pembicaraan langsung dengan delegasi Iran.

Perbedaan pernyataan dari kedua belah pihak tersebut menunjukkan bahwa kesepakatan damai sementara yang dicapai awal bulan ini masih rentan berubah.

Gencatan Senjata Masih Dinilai Rapuh

AS dan Iran sebelumnya menyepakati memorandum saling pengertian berisi 14 poin pada 17 Juni 2026 untuk menghentikan sementara konflik yang sempat mengganggu arus distribusi minyak melalui Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang berada di antara Oman dan Iran.

Sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melintasi perairan sempit tersebut sehingga setiap gangguan di kawasan ini dapat berdampak besar terhadap pasokan energi global.

Meski demikian, sejumlah analis menilai pasar terlalu cepat menganggap gencatan senjata sementara itu sebagai solusi jangka panjang.

"Pergerakan harga dalam beberapa pekan terakhir mencerminkan pasar yang memperlakukan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran seolah-olah merupakan kesepakatan permanen. Jelas bukan demikian, dan seperti yang telah kita lihat dalam empat bulan terakhir, situasinya dapat berubah sangat cepat," kata para analis ING dalam laporan risetnya.

Mereka menambahkan bahwa proses mencapai gencatan senjata sementara saja membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Karena itu, harapan untuk mencapai kesepakatan permanen yang juga menyelesaikan isu program nuklir Iran dalam waktu 60 hari dinilai terlalu optimistis.

"Selalu ada kemungkinan gencatan senjata diperpanjang. Namun, itu hanya akan menunda penyelesaian masalah ke waktu berikutnya," tulis analis ING.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#amerika-serikat #minyak-mentah #perundingan-damai #harga-minyak-dunia #harga-minyak #perang-iran #harga-minyak-wti #harga-minyak-brent

https://money.kompas.com/read/2026/07/01/071600926/negosiasi-as-iran-belum-jelas-harga-minyak-dunia-masih-berfluktuasi