J Resources (PSAB) RUPSLB Besok (5/11) Minta Restu Jual Tambang Emas Doup ke UNTR

J Resources (PSAB) RUPSLB Besok (5/11) Minta Restu Jual Tambang Emas Doup ke UNTR

J Resources (PSAB) akan menggelar RUPSLB untuk membahas penjualan saham anak usaha ke UNTR senilai US$540 juta, dengan target penyelesaian 23 Desember 2025.

(Bisnis.Com) 04/11/25 08:24 26450

Bisnis.com, JAKARTA — PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) akan meminta persetujuan atas rencana penjualan seluruh saham anak usahanya ke PT United Tractors Tbk. (UNTR) melalui RUPSLB yang digelar besok, Rabu (5/11/2025).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PSAB akan dilaksanakan di South Gallery, Lantai 3, Discovery SCBD, Jakarta Selatan, pukul 14.00 WIB.

Agenda tunggal rapat tersebut adalah persetujuan penjualan seluruh saham milik anak usaha PSAB, yakni PT J Resources Nusantara (JRN) dalam PT Arafura Surya Alam (ASA) sebanyak 2.331.139 lembar atau 99,99% saham kepada PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) selaku anak usaha UNTR.

Manajemen PSAB menyatakan bahwa rencana transaksi akan dilaksanakan setelah seluruh syarat pendahuluan dalam perjanjian jual beli saham bersyarat terpenuhi, dengan target penyelesaian paling lambat pada 23 Desember 2025.

“Perseroan dan DTN optimis bahwa penyelesaian rencana transaksi dapat dilakukan sebelum tanggal 23 Desember 2025,” tulis manajemen PSAB.

Sebelumnya, United Tractors melalui DTN telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan JRN untuk mengakuisisi 99,99% saham ASA.

Corporate Secretary UNTR Sara K. Loebis mengatakan bahwa nilai transaksi yang mencakup enterprise value mencapai US$540 juta. Nilai ini setara Rp8,84 triliun dengan asumsi kurs sebesar Rp16.375 per dolar Amerika Serikat (AS).

“Di mana total nilai perusahaan tersebut adalah termasuk nilai pembelian saham dan nilai utang pemegang saham dari JRN kepada ASA,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/9/2025).

Sara menuturkan tujuan akuisisi adalah memperkuat ekspansi bisnis perseroan di sektor mineral, khususnya tambang emas. Di sisi lain, rencana transaksi juga dinilai tidak berdampak terhadap kondisi keuangan perseroan.

Seperti diketahui, ASA merupakan pemegang Izin Usaha Pertambangan-Operasi Produksi (IUP-OP) atas Tambang Doup yang terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara dengan area seluas sekitar 4.000 hektare.

Tambang Doup merupakan aset yang masih dalam tahap konstruksi. Proyek ini diperkirakan menelan investasi senilai US$400 juta dengan target beroperasi komersial pada akhir 2025 hingga rampung penuh pada 2026.

Melansir laporan keuangan PSAB akhir Juni 2025, tambang emas Doup saat ini telah menyelesaikan pengujian dan studi geometalurgi yang menghasilkan rekomendasi metode pemrosesan oksidasi tekanan (pressure oxidation).

Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan konversi cadangan sekaligus menekan biaya produksi. Berdasarkan laporan perseroan, kemajuan fisik proyek emas Doup telah mencapai 30%–35% hingga 30 Juni 2025.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#j-resources #psab-rupslb #penjualan-entitas-anak #united-tractors #untr-akuisisi #saham-j-resources #pt-arafura-surya-alam #danusa-tambang-nusantara #transaksi-saham-psab #akuisisi-tambang-emas #nilai

https://market.bisnis.com/read/20251104/192/1925882/j-resources-psab-rupslb-besok-511-minta-restu-jual-tambang-emas-doup-ke-untr