Kemhan Ubah Latsarmil KDMP Jadi Pembekalan Bela Negara

Kemhan Ubah Latsarmil KDMP Jadi Pembekalan Bela Negara

Kemhan ubah Latsarmil jadi Bela Negara dan Manajerial, hilangkan materi militer demi keselamatan peserta, fokus pada karakter dan manajerial calon pengelola koperasi.

(Bisnis.Com) 30/06/26 17:37 264089

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah nomenklatur pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dari semula Latihan Dasar Militer (Latsarmil), kini menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Karo Infohan Setjen Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan perubahan tersebut merupakan hasil evaluasi setelah lima calon manajer KDMP dan KNMP meninggal dunia saat menjalani kegiatan Latsarmil.

"Betul, sebagai bagian dari evaluasi, Kemhan melakukan penyesuaian nomenklatur dan pendekatan kegiatan. Format yang sebelumnya dikenal sebagai Latsarmil tidak lagi dilaksanakan dalam bentuk sebelumnya, dan saat ini disesuaikan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial bagi calon pengelola KDMP dan KNMP," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Rico menjelaskan penyesuaian tersebut sekaligus memperjelas bahwa kegiatan itu tidak ditujukan untuk membentuk peserta menjadi prajurit atau Komponen Cadangan (Komcad), melainkan membangun karakter, disiplin, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kerja sama, tanggung jawab, serta kesiapan manajerial sebagai calon pengelola koperasi.

Menurut dia, evaluasi juga menghasilkan keputusan untuk menghilangkan materi teknis dan taktis militer, termasuk kegiatan menembak. Bahkan, latihan fisik dalam pengertian militer juga ditiadakan.

"Yang ada hanya olahraga ringan untuk kebugaran, seperti senam pagi atau jalan kaki ringan, dan tetap menyesuaikan kondisi masing-masing peserta," ujarnya.

Kemhan juga meningkatkan pemeriksaan kesehatan peserta melalui pemantauan harian, profiling kesehatan lanjutan, pemeriksaan bagi peserta yang memiliki faktor risiko, penyesuaian beban kegiatan, serta penguatan mekanisme pelaporan keluhan dan rujukan medis.

Rico menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan dan kesehatan peserta selama menjalani pelatihan.

"Prinsipnya, keselamatan dan kesehatan peserta menjadi prioritas utama, sementara esensi pembentukan karakter, disiplin, bela negara, dan kemampuan manajerial tetap dijaga," tuturnya.

#bela-negara #latihan-manajerial #kemhan-nomenklatur #pelatihan-koperasi #evaluasi-kemhan #calon-manajer-kdmp #calon-manajer-knmp #pembekalan-bela-negara #kesehatan-peserta-pelatihan #keselamatan-pelat

https://kabar24.bisnis.com/read/20260630/15/1984447/kemhan-ubah-latsarmil-kdmp-jadi-pembekalan-bela-negara