Pembiayaan Produktif untuk Pertanian dan UMKM Terus Diperluaa

Pembiayaan Produktif untuk Pertanian dan UMKM Terus Diperluaa

Perusahaan teknologi finansial PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) mengembangkan model pembiayaan produktif yang terintegrasi dengan sektor riil.

(Kompas.com) 29/06/26 22:27 263168

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan teknologi finansial PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) terus mengembangkan model pembiayaan produktif yang terintegrasi dengan sektor riil, mulai dari pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga energi terbarukan.

Perusahaan fintech tersebut mengembangkan MEKAR Ecosystem, sebuah ekosistem yang menghubungkan pembiayaan dengan berbagai sektor produktif.

Melalui pendekatan tersebut, pembiayaan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia modal, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha.

SHUTTERSTOCK/AZMI PAMUNGKAS Ilustrasi kredit.

Chief Executive Officer PT Mekar Investama Teknologi Pandu Aditya Kristy mengatakan, perusahaan berupaya menghadirkan pembiayaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan perekonomian.

"Kami percaya bahwa masa depan sektor keuangan tidak berhenti pada pembiayaan. Dengan menghubungkan modal ke sektor pertanian, waste-to-energy, dan berbagai sektor produktif lainnya melalui MEKAR Ecosystem, kami ingin menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Pandu dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

Salah satu pilar dalam ekosistem tersebut adalah Multi Micro Agriculture Financing (MMAF), yaitu model pembiayaan yang mengintegrasikan pendanaan dengan pendampingan agronomi, pemantauan lahan berbasis satelit, akses pasar, serta kemitraan dalam rantai nilai pertanian.

Melalui skema tersebut, pembiayaan diarahkan langsung ke aktivitas produksi sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyaluran pembiayaan sekaligus membantu petani meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta memperkuat keberlanjutan pendapatan.

Selain sektor pertanian, MEKAR juga menyalurkan pembiayaan produktif ke berbagai sektor strategis, termasuk UMKM dan inisiatif waste-to-energy.

SHUTTERSTOCK/BLEAKSTAR Ilustrasi UMKM, strategi bisnis UMKM.

Perusahaan menyebutkan lebih dari 80 persen penerima pembiayaannya merupakan UMKM yang dijalankan oleh perempuan.

Menurut MEKAR, hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan yang inklusif sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di sektor energi, perusahaan mengembangkan pembiayaan untuk proyek waste-to-energy yang mengolah limbah pertanian dan limbah kayu menjadi energi terbarukan bernilai tambah.

Inisiatif tersebut juga ditujukan untuk mendukung pengembangan ekonomi sirkular.

Pandu mengatakan, perusahaan akan terus memperluas implementasi MMAF, memperkuat kemitraan strategis, serta memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pengembangan keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Menurut dia, pendekatan ekosistem yang dikembangkan perusahaan diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara sektor keuangan dengan sektor-sektor produktif sehingga mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang terukur.

Raih tiga penghargaan internasional

MEKAR baru-baru ini memperoleh tiga penghargaan internasional dalam ajang FinanceAsia Awards 2026 dan WRISE Volare Awards 2026 di Hong Kong.

Pada FinanceAsia Awards 2026, perusahaan meraih penghargaan Winner – Best Strategic Initiative – Nonbank Financial Institutions (Indonesia) serta memperoleh predikat Highly Commended – Biggest Sustainable Impact – Nonbank Financial Institutions (Indonesia).

Sementara itu, pada WRISE Volare Awards 2026, MEKAR memperoleh penghargaan Best Environmental, Social, and Governance (ESG) Ecosystem Platform.

Pandu mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan pembiayaan produktif yang terhubung dengan sektor riil.

"Penghargaan ini mencerminkan komitmen MEKAR dalam mendefinisikan kembali pembiayaan produktif melalui penciptaan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Pandu.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas ekosistem dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#umkm #pembiayaan #mekar #pembiayaan-produktif

https://money.kompas.com/read/2026/06/29/222758726/pembiayaan-produktif-untuk-pertanian-dan-umkm-terus-diperluaa