Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 26 Juni 2026
IHSG menguat 1,96% ke 5.999,04 didorong penurunan harga minyak. Saham TOWR, JPFA, dan MDKA memimpin penguatan. Rupiah naik 0,05% ke Rp17.943 per USD.
(Bisnis.Com) 26/06/26 05:45 260174
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Penurunan harga minyak dunia yang berlanjut hingga mendekati level asumsi pemerintah dalam APBN 2026 turut mendorong optimisme pelaku pasar.
Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG ditutup menguat 115,16 poin atau sebesar 1,96% ke level 5.999,04 pada penutupan perdagangan. Sepanjang hari, indeks bergerak di rentang terendah 5.864 hingga tertinggi 6.056,20.
Dari sisi likuiditas, total nilai transaksi hari ini mencapai Rp13,63 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 20,9 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,66 juta kali.
Sebanyak 562 saham bergerak menghijau, 148 saham memerah, dan sisanya 249 saham cenderung stagnan.
Sejumlah saham yang memimpin laju penguatan dari indeks LQ-45 adalah saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menguat 7,14% ke level Rp390, disusul saham Saham PT Japfa Comfeed Tbk. (JPFA) juga naik 6,91% ke level Rp2.010, berikutnya adalah saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menguat 6,62% ke level Rp2.900.
Tak hanya itu, saham PT Astra International Tbk. (ASII) naik 6,03% ke level Rp4.920, dan saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) naik, 41% ke level Rp1. 655.
Sebaliknya saham yang mendorong pelemahan lebih dalam adalah saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) turun 3,13% ke level Rp1. 395, disusul saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) turun 2,07% ke level Rp2. 370, kemudian PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) melemah 1,80% ke level Rp1. 910, dan saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melemah 1,31% ke level Rp4. 530.
Tim riset Phintraco Sekuritas mengatakan penurunan harga minyak dunia yang berlanjut hingga mendekati level asumsi pemerintah dalam APBN 2026 menjadi salah satu sentimen utama yang mendorong optimisme pelaku pasar.
Analis Phintraco Sekuritas menilai berlanjutnya pelemahan harga minyak mentah dunia menjadi faktor positif bagi pasar keuangan domestik. Harga minyak Brent yang turun mendekati level US$70 per barel dinilai mampu meredakan sejumlah kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia.
Pasalnya, level harga tersebut semakin mendekati asumsi harga minyak yang digunakan pemerintah dalam penyusunan APBN 2026. Kondisi itu berpotensi mengurangi risiko pelebaran defisit anggaran yang selama ini menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar.
Selain memberikan ruang lebih longgar bagi fiskal pemerintah, penurunan harga minyak juga diperkirakan dapat membantu menekan laju inflasi ke depan. Dengan tekanan harga yang lebih terkendali, daya beli masyarakat berpotensi tetap terjaga sehingga mendukung aktivitas konsumsi domestik.
Sentimen positif lainnya datang dari kabar bahwa pemerintah kembali mempertimbangkan pemangkasan tambahan anggaran sebesar Rp50 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah efisiensi tersebut dipandang pasar sebagai upaya menjaga disiplin fiskal di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.
Di pasar valuta asing, rupiah turut menunjukkan penguatan. Mata uang Garuda ditutup naik sekitar 0,05% ke level Rp17.943 per dolar AS.
Penguatan rupiah sejalan dengan tren mata uang Asia yang mendapatkan dukungan dari melemahnya dolar AS. Koreksi dolar terjadi setelah turunnya harga minyak mengurangi kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif.
Meski IHSG berhasil rebound kuat, Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan indeks pada perdagangan Jumat (26/6/2026) masih cenderung bergerak terbatas atau sideways. Investor diperkirakan akan mencermati perkembangan harga komoditas global, arah pergerakan rupiah, serta dinamika kebijakan fiskal pemerintah.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#ihsg-hari-ini #rekomendasi-saham #pergerakan-ihsg #saham-menguat #saham-melemah #harga-minyak-dunia #indeks-lq-45 #saham-tow #saham-jpfa #saham-mdka #saham-asii #saham-wifi #saham-admr #saham-ptba #ha