Poin Penting Hasil Pertemuan Pemimpin Dunia di KTT APEC 2025

Poin Penting Hasil Pertemuan Pemimpin Dunia di KTT APEC 2025

Pemimpin dunia di KTT APEC 2025 di Gyeongju sepakat memperkuat kerja sama ekonomi, memajukan integrasi pasar, dan melawan korupsi demi kemakmuran Asia-Pasifik.

(Bisnis.Com) 03/11/25 12:00 25174

Bisnis.com, JAKARTA — Pimpinan dunia dan delegasi dari negara-negara peserta Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC 2025) telah sukses menggelar pertemuan di kota Gyeongju, Korea Selatan.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah pemimpin dunia seperti Presiden China Xi Jinping, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Pangeran Mahkota Mohammed bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab.

Presiden Prabowo Subianto turut hadir mewakili delegasi Indonesia dalam pertemuan tahunan tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua hari itu, sejumlah poin penting telah disepakati para pemimpin untuk kemajuan ekonomi di kawasan.

Para Pemimpin Ekonomi APEC telah menyepakati tujuan bersama melalui tiga prioritas. Para pemimpin tersebut menyepakati bahwa Kawasan Asia-Pasifik berada di titik krusial.

Pertemuan tersebut menyerukan kerja sama yang lebih erat dan tindakan nyata untuk memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan semua pihak.

Para pemimpin juga menggarisbawahi bahwa situasi saat ini semakin menunjukkan pentingnya dan peran APEC sebagai forum utama kerja sama ekonomi regional sekaligus inkubator gagasan.

"Kami menegaskan kembali pengakuan bersama bahwa perdagangan dan investasi yang kuat sangat penting bagi pertumbuhan dan kemakmuran kawasan Asia-Pasifik, dan tetap berkomitmen untuk memperdalam kerja sama ekonomi guna menavigasi lingkungan global yang terus berkembang," tulis Deklarasi Gyeongju Para Pemimpin APEC dalam laman resminya, Senin (3/11/2025).

Lebih lanjut, negara-negara anggota APEC sepakat akan memajukan integrasi ekonomi di kawasan Asia-Pasifik dengan cara yang berorientasi pasar, termasuk melalui agenda Kawasan Perdagangan Bebas Asia-Pasifik (FTAAP).

Di samping itu, para pemimpin menyadari dampak buruk korupsi sebagai ancaman karena melampaui batas negara, mendistorsi pasar, mengikis kepercayaan publik, dan memfasilitasi kejahatan, termasuk kejahatan terorganisir.

"Kami menegaskan kembali bahwa upaya antikorupsi harus lebih inovatif, terkoordinasi dengan lebih baik, dan lebih efektif. Kami akan melanjutkan upaya kami untuk mencegah para pelaku korupsi dan aset-aset terlarang mendapatkan tempat berlindung yang aman," tulis kesepakatan tersebut.

Pertemuan tersebut juga membahas terkait dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan baru di kawasan.

Menurut para pemimpin, inovasi yang didorong oleh transformasi digital dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan konektivitas, produktivitas, dan partisipasi seluruh masyarakat dan pelaku bisnis di kawasan Asia-Pasifik, sehingga berkontribusi pada realisasi potensi ekonomi mereka secara penuh.

Untuk itu, potensi AI untuk secara fundamental dinilai dapat mengubah perekonomian dunia dengan membuka batas-batas baru bagi inovasi, peningkatan produktivitas, peningkatan daya saing, kemakmuran ekonomi, dan ketahanan.

"Kami menegaskan pentingnya memastikan bahwa peluang dan manfaat pertumbuhan dan kemakmuran dinikmati oleh semua orang di Asia-Pasifik," sebut deklarasi tersebut.

#apec-2025 #ktt-apec #pemimpin-dunia #ekonomi-asia-pasifik #pertemuan-apec #kerja-sama-ekonomi #integrasi-ekonomi #perdagangan-bebas #antikorupsi-apec #inovasi-digital #transformasi-digital #pertumbuha

https://kabar24.bisnis.com/read/20251103/19/1925548/poin-penting-hasil-pertemuan-pemimpin-dunia-di-ktt-apec-2025