BRI Guyur Kredit Rp8,99 Triliun ke Emiten Produk Sawit CBUT
PT Citra Borneo Utama Tbk. (CBUT), memperoleh fasilitas kredit senilai Rp8,99 triliun dari BRI guna mendukung kebutuhan modal kerja.
(Bisnis.Com) 11/06/26 18:30 247528
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pengolahan dan hilirisasi kelapa sawit, PT Citra Borneo Utama Tbk. (CBUT), memperoleh fasilitas kredit senilai Rp8,99 triliun dari BRI untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan operasional perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan pada Rabu (10/6/2026), CBUT menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan nilai plafon maksimal mencapai Rp8.995.400.000.000.
Sekretaris Perusahaan CBUT Alex Dwi Adha menjelaskan fasilitas pembiayaan tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan/atau operasional perseroan. Jangka waktu fasilitas kredit berlaku selama 24 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian.
“Bank BRI memberikan fasilitas kredit kepada perseroan dengan jumlah maksimal sebesar Rp8,995 triliun,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
Alex Dwi Adha menyampaikan tidak terdapat hubungan afiliasi antara CBUT dan BRI dalam transaksi tersebut. Dengan demikian, fasilitas kredit itu merupakan transaksi yang dilakukan dengan pihak independen.
Perseroan juga menegaskan pelaksanaan perjanjian fasilitas kredit tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Mengutip paparan perseroan, pada 2026 CBUT menargetkan volume produksi 1,16 juta ton, naik 51,79% dari realisasi 603.670 ton pada 2025. Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan diharapkan naik 59,60% menjadi Rp23,43 triliun pada 2026 dari sebelumnya Rp13,97 triliun, dan laba bersih Rp240,31 miliar, meningkat 44,18% dari Rp106,17 miliar pada 2025.
Direktur Utama CBUT Rorry Christian Tobing menyampaikan perseroan tengah menyiapkan motor pertumbuhan baru melalui penyelesaian pabrik Refinery & Fractionation II yang memiliki kapasitas 1.500 Tons Per Day (TPD). Saat ini, fasilitas produksi tersebut sedang memasuki tahap commissioning yang dijadwalkan rampung pada Juli 2026.
Kehadiran pabrik baru ini akan memperkuat fasilitas existing perseroan dengan kapasitas produksi Refinery sebesar 2.500 TPD, Kernel Crushing Plant 600 TPD, dan Molding & Filling Plant sebesar 200 TPD.
"Adanya pabrik baru akan meningkatkan volume penjualan olein dan stearin sehingga mendorong pendapatan CBUT. Kami berharap dapat mencapai target yang sudah dicanangkan," ujarnya dalam Paparan Publik, Kamis (11/6/2026).
#bri #bbri #kredit #cbut #citra-borneo-utama #ssms #kinerja-2026 #permintaan-cpo #peningkatan-produktivitas-kebun #oil-extraction-rate #efisiensi-margin #akuisisi-sawit-mandiri-lestari #integrasi-bisni