Terminal Peti Kemas Bertambah, Kijing Perdana Layani Bongkar Muat Kontainer

Terminal Peti Kemas Bertambah, Kijing Perdana Layani Bongkar Muat Kontainer

Terminal Kijing di Kalbar resmi melayani peti kemas perdana. Layanan baru ini memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul logistik dan perdagangan regional.

(Bisnis.Com) 11/06/26 16:09 247264

Bisnis.com, JAKARTA — Terminal Kijing di Kalimantan Barat resmi melayani kegiatan peti kemas perdana pada Rabu (10/6/2026). Kehadiran layanan ini menandai langkah baru dalam pengembangan Terminal Kijing sejak diresmikan pada 9 Agustus 2022 sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional.

Pelayanan bongkar petikemas perdana tersebut merupakan hasil sinergi Pelindo Group melalui anak usahanya, yakni PTP Nonpetikemas dan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK).

Hal ini ditandai dengan bersandarnya kapal TB Megah 1611/TK MMSS 2711 milik PT Pulau Laut Line yang melayani rute Pasir Gudang–Batam–Kijing–ICA–Kijing–Pasir Gudang. Pada kunjungan perdananya, kapal tersebut membongkar 70 peti kemas kosong (empty container) di Terminal Kijing.

Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Indra Hidayat Sani mengatakan bahwa keberhasilan pelayanan perdana ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam mempersiapkan Terminal Kijing sebagai salah satu simpul logistik strategis di Indonesia.

"Sebagai salah satu operator Terminal Kijing, kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan pengguna jasa guna memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Adapun, kehadiran layanan peti kemas melengkapi layanan curah cair, curah kering, dan general cargo yang telah berjalan sebelumnya. Seiring pengembangan layanan tersebut, kinerja operasional Terminal Kijing juga menunjukkan tren yang positif.

Pada kuartal I/2026, Terminal Kijing mencatat throughput sekitar 1,5 juta ton dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas curah kering sebesar 845.000 ton dan curah cair sebesar 662.000 ton.

Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan, dengan realisasi curah kering mencapai 223% dan curah cair sebesar 168%, sementara layanan bag cargo mencapai 93% dari target.

Untuk mendukung operasional kepelabuhanan, Terminal Kijing dilengkapi berbagai fasilitas modern yang dirancang untuk melayani beragam jenis komoditas.

Terminal ini memiliki dermaga petikemas sepanjang 750 meter dengan kapasitas kapal hingga 100.000 DWT, dermaga multifungsi sepanjang 250 meter, dermaga curah cair sepanjang 500 meter, serta dermaga curah kering sepanjang 389 meter.

Selain itu tersedia Container Yard, Empty Container Yard, Container Freight Station (CFS), area reefer, fasilitas pemeriksaan fisik terpadu, trestle, piperack, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Fasilitas tersebut didukung peralatan bongkar muat modern seperti Harbour Mobile Crane (HMC), Quay Container Crane (QCC), reach stacker, forklift, head truck, chassis, conveyor, hopper, grab, dan bucket yang memungkinkan pelayanan petikemas, curah cair, curah kering, maupun general cargo dilakukan secara efisien dan produktif.

Pemerintah memang tengah menambah jumlah terminal peti kemas seiring dengan arus kontainer domestik dan internasional yang terus tumbuh. IPC TPK mencatat throughput hingga April 2026 mencapai 1,15 juta TEUs atau tumbuh 6,7% dibanding periode sama tahun lalu sebesar 1,08 juta TEUs.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud menuturkan salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan layanan peti kemas adalah penerbitan rekomendasi teknis penetapan terminal peti kemas dari fasilitas yang sebelumnya berstatus multipurpose.

Pada periode 2025 hingga April 2026, sebanyak 12 lokasi terminal telah ditetapkan, termasuk di antaranya Pelabuhan Banten dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sebagai terminal peti kemas.

#terminal-kijing #pelabuhan-kijing #peti-kemas #terminal-kijing-kalimantan-barat #pelindo #ipc-terminal-petikemas #ptp-nonpetikemas #pelabuhan-kalimantan-barat #logistik-indonesia #throughput-peti-kema

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260611/98/1980232/terminal-peti-kemas-bertambah-kijing-perdana-layani-bongkar-muat-kontainer