Sumedang Siaga Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG mengimbaku masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama menghadapi musim kemarau dengan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bencana kekeringan.
(Bisnis.Com) 11/06/26 05:35 246607
Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai meningkatkan kewaspadaan guna memitigasi potensi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memasuki musim kemarau tahun ini.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau 2026 diprediksi akan berlangsung pada periode Juli hingga September.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya akurasi informasi prakiraan cuaca sebagai basis pendukung berbagai sektor strategis, mulai dari ketahanan pangan di sektor pertanian hingga langkah mitigasi bencana oleh instansi terkait.
“Mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama menghadapi musim kemarau dengan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bencana kekeringan. Bila bencana terjadi untuk melaporkan pada BPBD Telepon/WA 08112065733 atau pemerintah terdekat,” kata Bupati Dony Ahmad Munir, Rabu (10/6/2026).
Kewaspadaan tersebut menyusul adanya laporan insiden kebakaran lahan yang terjadi di Gintung Lempeng, Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mencatat kobaran api dipicu oleh kondisi cuaca kering dan embusan angin kencang.
Kepala BPBD Sumedang Bambang Rianto menjelaskan kronologi kejadian tersebut berawal dari laporan warga yang melihat titik api di area galian. “Pertama kali masyarakat melihat api di pinggir jalan beton galian Cibeureum, adanya angin mengakibatkan kebakaran lahan semakin meluas. Luas lahan yang terbakar dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter,” jelas Bambang.
Meskipun personel BPBD telah berhasil memadamkan api dan melokalisasi area agar tidak meluas ke pemukiman, Bambang tetap mengimbau masyarakat untuk proaktif melakukan pencegahan dini. Pihaknya menekankan beberapa poin krusial guna menekan risiko Karhutla di wilayah Sumedang.
Masyarakat diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghentikan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan api unggun telah padam sepenuhnya sebelum meninggalkan lokasi hutan atau lahan terbuka.
“Segera lapor ke BPBD jika terjadi kebakaran hutan dan lahan 081 120 65733,” pungkasnya.
#karhutla #sumedang #kewaspadaan-memitigasi #keringanan #kebakaran #karhutla #musim-kemarau #bmkg