Dari Wiranto hingga Said Iqbal, Ini Daftar 10 Penasihat Khusus Presiden

Dari Wiranto hingga Said Iqbal, Ini Daftar 10 Penasihat Khusus Presiden

Presiden Prabowo melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan, melengkapi 10 penasihat, termasuk Wiranto dan Luhut, untuk mendukung kebijakan pemerintah.

(Bisnis.Com) 09/06/26 10:30 244414

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto telah melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada kemarin, Senin (8/6/2026). Pengangkatan Said Iqbal menggenapkan jumlah Penasihat Khusus Presiden menjadi 10 orang.

Seusai dilantik di Istana Negara kemarin, Said Iqbal membeberkan sejumlah tugasnya dalam membantu Presiden Prabowo. Said yang juga sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini akan fokus kepada kesejahteraan buruh.

"Nah, di dalam pandangan kami ke depan, kesejahteraan buruh itu meliputi kami sebut job security. Jadi harus ada kepastian kerja. Lapangan kerja harus terbentuk. Pertumbuhan ekonomi yang tadi pro growth harus diimbangi dengan pro poor dan pro job. Jadi kita harus ada kepastian untuk kerja," ujar Said Iqbal.

Kemudian, dia akan berupaya memastikan hadirnya income security atau kepastian pendapatan serta social security atau jaminan sosial bagi buruh.

Said akan fokus memberikan saran-saran, pendapat, dan analisis kebijakan kepada Presiden terkait dengan kesejahteraan buruh.

Di samping itu, dalam waktu dekat akan ada rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Pertarungan ideologis antara kepentingan pemilik modal dan buruh menurutnya ada di Undang-Undang tersebut.

"Kami harus memastikan dalam rancangan undang-undang tersebut, outsourcing, pekerja alih daya itu kalau bisa dihapus. Kalau lah tidak bisa, sekurang-kurangnya dibatasi dengan ketat," katanya.

Said Iqbal juga mengatakan bahwa dirinya sudah meminta dilakukan revisi Permenaker Nomor 7 Tahun 2026.

Dirinya pun akan mendatangi beberapa Menteri untuk mendiskusikan terkait persoalan ketenagakerjaan.

"Penasihat Presiden ini kan enggak bisa mengambil keputusan, bukan eksekutor. Tapi kami bisa meyakinkan kalau Menteri enggak bekerja ya kami lapor Presiden. Anda mau kerja apa saja jadi Menteri? Kalau enggak ya mundur saja," ujarnya.

Sebelum Said, Prabowo juga telah melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi pada April lalu (27/4/2026).

Hasan Nasbi mengatakan bahwa sebagai pembantu Presiden, dirinya akan bekerja sama yang sangat erat dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna memperkuat bidang komunikasi.

"Supaya pesan-pesan yang ingin ke publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai dan bisa dipahami oleh masyarakat. Termasuk juga mungkin nanti dari pemerintah tentu akan dan harus juga meluruskan hal-hal, berita-berita, pemahaman atau informasi yang tidak benar terhadap pemerintah," katanya.

Kehadiran baik Said Iqbal serta Hasan Nasbi di posisi Penasihat Khusus Presiden itu menggenapkan jumlah Penasihat Khusus Presiden menjadi 10 orang. Terdapat nama-nama yang telah lama berkecimpung di militer hingga pemerintahan seperti Wiranto serta Luhut Binsar Pandjaitan.

Wiranto yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan di era Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kini menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan di era Presiden Prabowo.

Kemudian, Luhut yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi di era Jokowi kini menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan di era Prabowo.

Purnomo Yusgiantoro yang pernah menjabat sebagai Menteri ESDM hingga Menteri Pertahanan di era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini pun menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi di era Prabowo.

Berikut daftar 10 Penasihat Khusus Presiden:

1. Wiranto, Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan.

2. Luhut Binsar Pandjaitan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan.

3. Dudung Abdurachman, Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.

4. Purnomo Yusgiantoro, Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi.

5. Muhadjir Effendy, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji.

6. Terawan Agus Putranto, Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan.

7. Ahmad Dofiri, Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian.

8. Bambang Brodjonegoro, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional.

9. Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

10. Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

#penasihat-presiden #said-iqbal #wiranto #prabowo-subianto #ketenagakerjaan #kesejahteraan-buruh #undang-undang-ketenagakerjaan #revisi-permenaker #hasan-nasbi #komunikasi-pemerintah #luhut-binsar-pand

https://kabar24.bisnis.com/read/20260609/15/1979509/dari-wiranto-hingga-said-iqbal-ini-daftar-10-penasihat-khusus-presiden