BPS: Beras Turut Picu Inflasi Mei 2026

BPS: Beras Turut Picu Inflasi Mei 2026

Harga beras naik di seluruh rantai distribusi pada Mei 2026, memicu inflasi nasional sebesar 0,28% bulanan dan 3,08% tahunan, menurut BPS.

(Bisnis.Com) 02/06/26 11:44 237360

Bisnis.com, JAKARTA — Beras kembali menjadi salah satu pemicu inflasi pada Mei 2026 seiring kenaikan harga yang terjadi di seluruh rantai distribusi, mulai dari tingkat penggilingan, grosir, hingga eceran. Kondisi ini memperkuat dominasi kelompok pangan sebagai penyumbang utama inflasi nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras pada Mei 2026 meningkat baik secara bulanan maupun tahunan di seluruh level perdagangan. Kenaikan tersebut terjadi di tengah inflasi Mei 2026 yang mencapai 0,28% secara bulanan dan 3,08% secara tahunan.

Berdasarkan data BPS, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Mei 2026 mencapai Rp13.765 per kilogram, naik 0,58% dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 8,10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di tingkat grosir, rata-rata harga beras mencapai Rp14.574 per kilogram atau naik 0,68% secara month-to-month (mtm) dan 6,11% secara year-on-year (yoy).

Sementara itu, harga beras eceran tercatat sebesar Rp15.358 per kilogram. Angka tersebut meningkat 0,38% secara bulanan dan 4,55% dibandingkan Mei 2025.

Data BPS menunjukkan tren harga beras masih berada dalam jalur kenaikan sejak lonjakan yang terjadi pada 2024. Hingga Mei 2026, harga beras di seluruh level distribusi masih bertahan pada level yang relatif tinggi.

Kenaikan harga beras tersebut turut tercermin dalam perkembangan inflasi nasional. Dalam rilis inflasi Mei 2026, BPS mencatat beras menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi baik secara bulanan maupun tahunan.

Secara bulanan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 0,12%. Beras masuk dalam daftar komoditas yang memberikan kontribusi utama bersama cabai merah, minyak goreng, bawang merah, dan tomat.

Adapun secara tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi sebesar 1,43%. Selain beras, komoditas lain yang berkontribusi terhadap inflasi tahunan antara lain ikan segar, daging ayam ras, minyak goreng, cabai rawit, Sigaret Kretek Mesin (SKM), dan cabai merah.

Kenaikan harga beras di seluruh rantai distribusi tersebut mengindikasikan tekanan harga pangan masih menjadi faktor dominan dalam pembentukan inflasi nasional hingga Mei 2026.

#beras #inflasi #harga-beras #inflasi-mei-2026 #bps #harga-beras-penggilingan #harga-beras-grosir #harga-beras-eceran #kenaikan-harga-beras #inflasi-nasional #kelompok-pangan #penyumbang-inflasi #infla

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260602/99/1977758/bps-beras-turut-picu-inflasi-mei-2026