Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Pemprov Jabar Tunggu Tindaklanjut Pusat
Pemprov Jabar menunggu keputusan pusat untuk reaktivasi Bandara Husein Sastranegara guna memulihkan ekonomi dan pariwisata Bandung.
(Bisnis.Com) 29/05/26 16:10 235050
Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunggu tindaklanjut pemerintah pusat yang berencana mereaktivasi kembali penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, keputusan terkait operasional Bandara Husein sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Ya kita tunggu saja. Ini kan masalah kebijakan. Kami menunggu saja,” katanya, Jumat (29/5/2026).
Reaktivasi Bandara Husein ini muncul setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kota Bandung pada 25 Mei 2026. Reaktivasi ini disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat untuk memulihkan sektor ekonomi dan pariwisata Kota Bandung yang terdampak setelah seluruh penerbangan komersial dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Selain rute domestik, pemerintah juga tengah mendorong pemulihan sejumlah rute seperti Medan, Surabaya, dan Bali, termasuk penerbangan internasional menuju Singapura dan Kuala Lumpur.
Sementara itu, Bandara Kertajati nantinya diproyeksikan lebih difokuskan untuk penerbangan internasional jarak jauh, haji, umrah, serta pusat pemeliharaan pesawat atau maintenance repair overhaul (MRO).
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menjajaki proses tukar guling Bandara Kertajati, Majalengka dengan Bandara Husein Sastranegara, Bandung.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan PT Angkasa Pura II sebagai salah satu pemegang saham BIJB Kertajati sekaligus pengelola Bandara Husein. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut kabar wacana ini akan mulus baru bisa diketahui usai dirinya bertemu dengan para pihak terkait lainnya.
“Kami nunggu nanti minggu depan saya mungkin sudah mulai keliling. Untuk pembahasan ini,” katanya, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, tukar guling ini akan melibatkan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat di antara Kementerian Pertahanan dan Danantara.
“Kami nunggu nanti kesepakatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat. Dengan Kemenhan, dengan Danantara,” paparnya.
#bandara-husein-sastranegara #jabar #dedi-mulyadi #jawa-barat