Great Institute: 85,8% Publik Puas Setahun Pemerintahan Prabowo
Lembaga Great Institute merilis hasil telaah satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, mayoritas publik puas dengan setahun pemerintahan Prabowo.... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 31/10/25 20:35 23441
JAKARTA - Lembaga Great Institute merilis hasil telaah satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, mayoritas publik puas dengan setahun pemerintahan Prabowo.“Kami bukan oposisi, tapi akal sehat mengharuskan kami tetap kritis. Basis kami data, informasi, dan akal sehat. Metodologi kami tidak pernah disembunyikan,” kata Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan di Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).
Di tengah pembukaan, Syahganda ditanya soal gejolak demonstrasi akhir Agustus lalu. “Jika benar sekitar 9.000 aktivis ditangkap, mereka harus segera dibebaskan, kecuali yang terbukti terlibat huru-hara,” tegasnya.
Publik, baginya, tidak boleh kehilangan ruang bernapas. Setelah itu, perhatian ruangan beralih ke layar paparan.
Direktur Eksekutif Great Institute Sudarto membeberkan bahwa 85,8% publik menyatakan puas dengan kinerja setahun pemerintahan Prabowo. “Masyarakat merasakan langsung kebijakan, khususnya program makan bergizi gratis dan penguatan ekonomi desa melalui koperasi,” ujarnya.
Di balik angka itu, terdapat struktur keyakinan publik. Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai bermanfaat oleh 89,8% responden, 71,8% percaya Koperasi Merah Putih akan memperbaiki ekonomi desa dan akses modal, 71,8% merasa ekonomi rumah tangga mereka membaik, dan 62,1% menyebut daya beli naik.
Dari dapur sekolah hingga koperasi desa, dari harga pangan di pasar sampai dompet rumah tangga, keputusan politik dirasakan di meja makan rakyat. Di ranah politik, kecenderungan serupa muncul.
Sebanyak 89,8% responden menilai pemberantasan korupsi lebih baik dibanding periode sebelumnya. Kemudian, 81,8% menyebut kebebasan berpendapat membaik, dan 89,8% menilai politik luar negeri Indonesia tampil lebih tegas, terutama dalam soal Palestina.
Data demi data disampaikan, tetapi catatan-catatan kritis terus mengalir. Para peneliti Great Institute mengingatkan soal tekanan impor, tantangan memperkuat industri nasional, tingginya pekerja informal, serta perlunya menjaga ruang demokrasi ketika negara memperluas peran.
Kepala Desk Politik Hanief Adrian merangkum dengan satu kalimat tenang. “Optimisme tanpa pengawasan bisa menyesatkan. Kita mendukung, tapi tetap mengawal,” ujarnya.
Di akhir acara, Syahganda kembali mengambil mikrofon. Ia tidak mengulang angka, tidak pula memberi tepuk bahu pada pemerintah. Kalimatnya pendek, padat, dan berhenti tepat di batas yang wajar bagi lembaga riset yang menghormati independensi.
“Angka-angka ini adalah suara rakyat. Suara itu bukan hanya pujian. Itu amanat dan ujian,” ujarnya.
Di luar gedung, Jakarta tetap gaduh seperti biasa. Tapi di ruangan itu, data baru saja berbicara dan negara setidaknya hari ini, terlihat berjalan dengan keyakinan dan kewaspadaan yang hampir seimbang.
Great Institute menyimpulkan satu hal bahwa kepercayaan publik tinggi, optimisme tumbuh, dan akal sehat harus tetap berjaga.
(rca)
#satu-tahun-prabowo-gibran #presiden-prabowo-subianto #syahganda-nainggolan #pemerintahan-prabowo-gibran